Tingkatkan Mutu Siswa Dengan Komitmen Bersama

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2019 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa smkn 5 Palembang Menggunakan Smartphone Dalam Melaksanakan UASBN, Senin 11/3/2019

Siswa smkn 5 Palembang Menggunakan Smartphone Dalam Melaksanakan UASBN, Senin 11/3/2019

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Meningkatkan prestasi pendidikan di Sumatera Selatan (Sumsel) harus ada rumusan cerdas. Karena pada dasarnya pendidikan itu dilaksanakan secara merata, karena itu baik atau tidaknya prestasi akademik siswa harus dilalukan secara merata.

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Palembang Drs H Zulfikri MPd, mengatakan masuknya nilai indeks integrasi ujian nasional (IIUN) dalam catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kendikbud), harus diusahakan secara merata.

“Bohong besar jika nilai yang kita capai hanya dari SMKN 5 Palembang saja. Makanya harus ada komitmen bersama untuk meningkatkan nilai terbaik seluruh sekolah di Sumsel,” kata Zulfikri, Selasa (9/7/2019).

Jika hanya satu sekolah saja yang memiliki prestasi terbaik, sedangkan sekolah lainnya tidak, maka hasilnya ujian secara nasional pun tidak akan terbangun dengan baik.

Baca Juga:  Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif

“Karena itu saya berharap seluruh pengelola sekolah di Sumatera Selatan dapat berkomitmen untuk mengejar mutu ujian nasional yang memuaskan kita,” katanya.

Selain sekolah, pihak Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Sumsel harus mencari terobosan yang baik ke sekolah-sekolah yang ada.

Apabila hanya difokuskan ke sekolah saja nilai terbaiknya, maka untuk ujian periode mendatang, Sumsel tetap berada di rangking bawah. “Ini sangat menyakitkan kita,” katanya.

Menurut Zukfikri, rumusan dan aturan untuk meningkatkan mutu belajar siswa di sekolah sudah dimiliki pemgelola sekolah. Namun untuk mengembangkan aturan dan rumusan yang ada, tiap sekokah perlu menerapkan sistem belajar sesuai kreativitas guru bersangkutan.

Baca Juga:  Tangis Haru Iringi Pelepasan 76 Guru Palembang Menuju Tanah Suci

Artinya, guru juga harus ikut belajar memahami intelektual siswa yang ada. Sebab tidak semua siswa yang ada dapat dengan cepat menerima apa yang diajarkan ke mereka.

Karena itu, terkait dengan tingkat kecerdasan siswa, seorang guru harus setingkat lebih cerdas dari gurunya.

Para pendidik, kata Zulfikri, harus mampu meneropong tingkat kecerdasan siswanya. Sebab satu siswa bisa dengan cepatnya menerima pelajaran dari gurunya.

“Namun ada juga siswa yang lamban menerima pelajaran yang diajarkan. Karena inilah si guru harus lebih kreatif dan mampu melihat kecerdasan siswanya secara implisit,” kata Zulfikri. ( anto narasoma/abror vandozer)

Berita Terkait

Tangis Haru Iringi Pelepasan 76 Guru Palembang Menuju Tanah Suci
Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi
Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif
Kemensos Apresiasi Kesiapan Pemkot Palembang, Sekolah Rakyat Segera Dibangun
130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik
Dari Sekolah Rakyat hingga Mini Zoo, Pemkot Palembang Kebut Penataan Aset
Gubernur Herman Deru Motivasi Pelajar Sumsel Raih Cita-cita Tinggi dalam Harmonisasi Ramadhan
Bupati Asahan Dampingi Wagub Sumut Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

Seleksi Siswa Baru di Sumsel Makin Kompetitif, TKA Penentu di Jalur Prestasi

Selasa, 7 April 2026 - 10:45 WIB

Palembang Gandeng University of Colorado Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif

Rabu, 1 April 2026 - 17:14 WIB

Kemensos Apresiasi Kesiapan Pemkot Palembang, Sekolah Rakyat Segera Dibangun

Rabu, 1 April 2026 - 16:56 WIB

130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik

Senin, 30 Maret 2026 - 17:44 WIB

Dari Sekolah Rakyat hingga Mini Zoo, Pemkot Palembang Kebut Penataan Aset

Berita Terbaru

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

OKU

Masyarakat 5 Desa di OKU Swadaya Perbaiki Jalan

Senin, 20 Apr 2026 - 21:06 WIB