Sumsel Bakal Kebagian 100.000 Sambungan Gas Rumah Tangga

- Jurnalis

Senin, 1 April 2019 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PRABUMULIH — Gubernur Sumsel Herman Deru mendampingi Menteri ESDM RI Ignasius Jonan meresmikan pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga Kota Prabumulih, di Desa Talang Batu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah Sabtu (30/3) sore. Dengan diresmikannya 6.018 sambungan gas rumah tangga (SR) pada 2018 tersebut, jargas kimj sudah menjangkau 86% rumah tangga di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Dikatakan Igansius Jonan, pemerintah melalui Kementerian ESDM komitmen menyelesaikan penyambungan jaringan gas di Kota Prabumulih paling lambat tahun 2020. “Tadi di Prabumulih jargas sudah 86%, komitmen pemerintah 2020 ini selesai. Kita tidak diskusi apa itu 3.000 atau 4.000 tapi sampai selesai. Kalau mau 6.000-7.000 kita selesaikan,” ujarnya.

Sementara itu untuk Sumsel secara keseluruhan, ia berjanji akan memberikan 100.000 sambungan gas jika mendapat alokasi 1 juta sambungan gas ” Kalau 2020 saya dapat 100.000 sambungab gas rumah. Sumsel paling kurang kami alokasikan 15.000 sambungan. Tapi kalau 1 juta setahun, 100.000 sambungan untuk Sumsel,” tambahnya.

Sedangkan mengenai pendirian Politekni Akamigas Prabumulih, Jonan memastikan pembangunan akan mulai dilakukan pada 2020.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan sangat berterimakasih pada Walikota Prabumulih Ridho Yahya yang sudah berjuang keras mengupayakan fasilitas sambungan gas ini dibangun di Desa Talang Batu Prabumulih.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Menurutnya apa yang dilakukan walikota ini sangat membantu menekan angka kemiskinan yang menjadi prioritas secara menyeluruh di Sumsel.

” Tidak bisa kita pungkiri memang di Sumsel ini banyak daerah yang kaya SDA tapi kemiskinan masih tinggi. Nah makanya ini kita sama-sama turunkan angka kemiskinan dengan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui optimalisasi kekayaan SDM dan SDA,” ucapnya.

Termasuk meningkatkan SDM dengan mendirikan Akamigas. Ia berharap secepatnya Politeknik tersebut dapat menerima mahasiswa baru yang akan menjadi sarjana-sarjana unggulan di bidang minyak dan gas yang memang banyak di Prabumulih.

“Saya sudah bisik-bisik dengan pak Menteri, Insya Allah dikabulkan. Lahannya sudah ada, jadi secepatnya terima mahasiswa,” tambah HD.

Menurutnya SDA ini dianugerahkan oleh sang pencipta di Bumi Sumsel mestinya dikelola oleh manusia dengan baik sehingga tidak menimbulkan masalah bagi anak cucu. ” Kita sebsgai makhluk berakal mestinya seperti itu. Seperti pelarangan truk batubara lewat jalan umum. Itu sengaja saya lakukan karena sangat mengganggu dan merugikan masyarakat” ujarnya.

Kepada masyarakat warga Desa Talang Batu, ia juga berpesan agar kemudahan ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat dengan rutin membayar bulanannya. ” Zaman nenek moyang pakai batu kalau mau masak, terus pakai kayu, pakai minyak tanah dan sekarang lebih mudah. Tolong bulanannya dibayar,” kata HD.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Di tempat yang sama, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya mengaku sangat gembira karena warganya kini terbantu dengan sambungan gas dari Kementerian ESDM. Mereka juga mengaku sangat senang dengan kehadiran Menteri ESDM RI.

“Masyarakat belum menikmati kesejahteraan padahal.daerah ini SDA banyak, kemiskinan juga tinggi. Ironis sekali katanya Prabu banyak minyak dan gas. Makanya saya himpun 5000 pegawai di Prabumulih untuk menyisihkan sebagian gaji membangun rumah-rumah warga tak mampu. Sekarang semuanya hampir tuntas” jelasnyan.

Untuk diketahui sambungan gas rumah tangga yang telah dibangun di Prabumulih totalnya mencapai 42.668 sambungan lebih. Terdiri dari 4.650 sambungan pada 2012, kemudian 32.000 sambungan pada 2016 dan 6.018 sambungan pada 2018 yang merupakan aliran dari Pertamina EP Asset 2.

Selain Menteri ESDM RI, hadir juga dalam peresmian tersebut Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Alimurin Baso, Kepala BPH Migas, juga Bupati Pali Heri Amalindo. Peresmian itu sendiri ditandai dengan penandatanganan prasasti dilanjutkan dengan peninjauan lokasi. (rel/el)

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 06:37 WIB

PT TSM Bikin Kejutan di Hari Pelanggan Nasional, Komisaris Bagikan Makanan Bergizi Langsung ke Pelanggan

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB