Dua Marinir Gugur Akibat Serangan KKB di Kenyam

- Jurnalis

Minggu, 27 Maret 2022 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi TNI

Ilustrasi TNI

WIDEAZONE.com, NDUGA | Setelah Letda Marinir Mohammad Iqbal gugur akibat serangan Kelompok Kriminalisasi Bersenjata [KKB], Sabtu [26/3], pada Ahad [27/3/2022] Pratu Marinir Wilson Anderson Here, juga dikabarkan meninggal dunia.

Pernyataan itu disampaikannya Wakapendam XVII Cendrawasih Letnan Kolonel [Letkol] Candra Kurniawan dalam keterangan rilisnya, dikutip dari laman Republika, Ahad [27/3].

“Korban bertambah menjadi dua prajurit yang gugur akibat serangan bersenjata oleh gerombolan Kelompok Separatis Teroris [KST] Papua,” kata Letkol Candra. 

Pratu Wilson gugur setelah mendapatkan pertolongan medis akibat peluru tajam yang menghujam di tubuhnya akibat serangan KSB.

Baca Juga:  Aroma "Skandal" Ganti Rugi di Lahan PT Bukit Asam Menguap Kala Polda Sumsel Uji Lapangan

Sebelas prajurit marinir Angkatan Laut [AL], yang bertugas di pos tersebut terkena serangan. 

Candra menyebutkan, 11 prajurit yang terkena serangan itu, yakni Letda Iqbal, dan Pratu Wilson, yang dinyatakan gugur. Letda Iqbal meninggal di TKP karena terkena serangan GLM.

Sedangkan korban serangan lainnya, kata Letkol Candra, adalah Serda RF, BP, EES, dan Pratu ASA, Prada ADP, dan LH. “Mereka mengalami luka-luka berat dan saat ini dalam perawatan di IRD RSUD Kabupaten Mimika,” ujar Candra.

Korban serangan lainnya adalah Pratu RS, dan DS yang mengalami luka-luka ringan, dan masih berada dalam perawatan di Distrik Kenyam. Saat ini, tim evakuasi dan perbantuan sudah diterjunkan ke Distrik Kenyam untuk penyelamatan dan pemulangan jenazah.

Baca Juga:  Sidak SPBU di Palembang, Polda Sumsel Pastikan Takaran BBM Aman Jelang Mudik Lebaran

Pada Senin [28/3/2022], ujar Letkol Candra, akan dilakukan pelepasan terhadap jenazah almarhum Letda Marinir Iqbal untuk diterbangkan ke Makassar, dan selanjutnya dibawa ke kampung halamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara. 

“Sedangkan jenazah almarhum Pratu Marinir Wilson akan diberangkatkan ke Makassar untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Kupang,” tuturnya. [ab/RPL]

Berita Terkait

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir
SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas
Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen
Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah
Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Kamis, 30 April 2026 - 08:18 WIB

Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir

Kamis, 30 April 2026 - 06:50 WIB

SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas

Rabu, 29 April 2026 - 19:14 WIB

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Berita Terbaru