Sidak SPBU di Palembang, Polda Sumsel Pastikan Takaran BBM Aman Jelang Mudik Lebaran

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumsel melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum [SPBU] di Kota Palembang guna memastikan takaran bahan bakar minyak [BBM] sesuai standar menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Polda Sumsel melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum [SPBU] di Kota Palembang guna memastikan takaran bahan bakar minyak [BBM] sesuai standar menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Polda Sumsel melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum [SPBU] di Kota Palembang guna memastikan takaran bahan bakar minyak [BBM] sesuai standar menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Sidak berlangsung pada Senin 9 Maret 2026 tersebut dipimpin Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Khoiril Akbar, bersama tim kemetrologian Dinas Perdagangan Kota Palembang.

Petugas melakukan pemeriksaan di empat SPBU strategis dengan menguji akurasi mesin pengisian atau nozzle guna memastikan volume BBM yang keluar sesuai dengan angka yang tertera pada dispenser.

Direktur Reserse Kriminal Khusus [Dirreskrimsus] Polda Sumsel, Kombes Pol Dony Satrya Sembiring, melalui AKBP Khoiril Akbar mengatakan, sidak dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi konsumen, khususnya masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

“Kami ingin menjamin kestabilan dan ketersediaan BBM, sekaligus menutup celah potensi penyimpangan takaran. Jangan sampai masyarakat dirugikan saat momen mudik Lebaran 2026 ini,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan uji tera menggunakan alat ukur standar untuk membandingkan volume BBM yang dikeluarkan dengan angka yang tertera pada mesin.

Hasil sementara menunjukkan tidak ditemukan pelanggaran fatal pada SPBU yang diperiksa. Selisih takaran masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan, yakni kurang lebih 0,5 persen atau maksimal sekitar 100 mililiter untuk setiap 20 liter BBM.

Baca Juga:  Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Meski demikian, kepolisian menegaskan pengawasan akan terus dilakukan selama masa arus mudik dan balik Idul Fitri. Sidak serupa direncanakan dilakukan secara acak di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

“Kami mengapresiasi pengelola SPBU yang jujur. Namun jika nantinya ditemukan ada yang sengaja bermain dengan ukuran dan takaran, kami tidak segan untuk menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Khoiril.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru