Antisipasi Bencana Alam, Herman Deru Siagakan Personil dan Peralatan

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Sumsel bersama 17 Kabupaten/kota melakukan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang dipusatkan di Pelataran Venue Shooting Range Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, Selasa [16/11].

Pemerintah Provinsi Sumsel bersama 17 Kabupaten/kota melakukan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang dipusatkan di Pelataran Venue Shooting Range Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, Selasa [16/11].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Upaya antisipasi terjadinya bencana alam di musim penghujan dibutuhkan kesiapan yang matang.

Karena itu Pemerintah Provinsi Sumsel bersama 17 Kabupaten/kota melakukan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi yang dipusatkan di Pelataran Venue Shooting Range Jakabaring Sport City [JSC] Palembang, Selasa [16/11].

Dalam apel tersebut bertindak sebagai pimpinan apel, Gubernur H Herman Deru berkesempatan memeriksa pasukan satgas bencana Kabupaten/kota yang tergabung dalam kesiapsiagaan personil dan peralatan bencana di Provinsi Sumatera Selatan.

Antisipasi Bencana Alam, Herman Deru Siagakan Personil dan Peralatan
Antisipasi Bencana Alam, Herman Deru Siagakan Personil dan Peralatan

Dalam amanatnya Gubernur Herman Deru menyebut, kondisi geografis Sumsel dengan dataran tinggi [Pegunungan] di bagian barat yang meliputi Kota Pagar Alam, Lahat, Muara Enim dan Kabupaten OKU Selatan rawan terjadi bencana alam seperti tanah longsor, banjir bandang dan angin puting beliung, sedangkan Sumsel di bagian timur didominasi dataran rendah dan perairan yang meliputi Kabupaten Musi Banyuasin, Banyuasin, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Kota Palembang.

“Dengan kondisi tersebut berpotensi terjadinya banjir akibat luapan sungai dan genangan saat hujan akan terjadi. Selain itu kawasan tersebut juga rawan diterpa angin puting beliung,” jelasnya.

Herman Deru menyebut serangkaian bencana alam tersebut sudah menjadi hal yang biasa, namun dampak yang ditimbulkan perlu penanganan yang serius. Sebab kadang kala bencana alam sampai merobohkan rumah tempat tinggal dan sarana-prasarana umum. Bahkan ada yang sampai merenggut korban jiwa.

Baca Juga:  Buka LKS SMK Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Motivasi Siswa Siap Bersaing di Tingkat Nasional dan Internasional

“Untuk itu seluruh masyarakat yang bermukim diwilayah yang berpotensi terjadinya bencana dampak dari musim penghujan patut untuk lebih waspada,” harapnya.

Herman Deru memprediksi di akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022 wilayah Sumsel masuk dalam musim penghujan, dimana curah hujan yang tinggi akan berpengaruh terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Akibat pengaruh pasang surut, beberapa waktu lalu telah terjadi bencana banjir bandang di Kabupaten Empat Lawang dan Ogan Komering Ulu yang mengakibatkan beberapa unit rumah roboh dan jembatan gantung putus serta merusak badan jalan,” jelasnya.

Lebih jauh Herman Deru merinci sepanjang 2021 tercatat 138 kali kejadian bencana yang terjadi di Sumsel. Dari jumlah tersebut yang terbanyak kebakaran rumah penduduk yakni 92 kejadian. Selanjutnya banjir 15 kejadian, tanah longsor 6 kali, angin puting beliung 20 kali kejadian, sedangkan banjir bandang 5 kali kejadian yang kesemuanya menyebabkan 4.874 KK atau 2.673 jiwa terdampak.

“Saya sambut baik digelarnya apel pagi ini. Saya intruksikan seluruh personil penanggulangan bencana untuk selalu siap siaga termasuk sigap dalam melakukan evakuasi,” pungkasnya.

Di lain pihak Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, H Iriansyah dalam laporannya menyebutkan jika berkaca pada prakiraan cuaca perlu waspada disaat memasuki musim penghujan di akhir tahun 2021 untuk wilayah Sumsel.

Baca Juga:  Polda Sumsel Gebrak "Sumsel Bhayangkara Run 2026" Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

“Adanya potensi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor pada beberapa wilayah di Sumsel, karena itu perlu pencegahan dan kesiapsiagaan, berupa penyiapan personil dan mobilisasi personil dan peralatan ke lokasi bencana,” jelasnya.

Dia menyebut setidaknya ada 850 personil yang akan disiapsiagakan dalam antisipasi dampak bencana. Kesemuanya dilengkapi sarana prasarana dari masing-masing dinas/instansi dan stakeholder terkait.

“Mobilisasi personil dan peralatan ke lokasi bencana untuk membantu penyaluran bantuan berupa pertolongan untuk penyelamatan dan evakuasi sebagai bentuk minimalisir kerusakan sarana prasarana maupun jatuhnya korban jiwa,” imbuhnya.

Untuk diketahui, bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang diakibatkan parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin. Sedangkan bencana yang ditimbulkan dari hidrometeorologi meliputi bencana banjir, angin puting beliung, longsor, abrasi, hingga gelombang pasang.

Nampak turut hadir dalam apel kesiapsiagaan bencana kali ini, Pangdam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, Kepala Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs Endang Ali Ma’sum MH, Wakapolda Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK MH, Bupati Oku Timur H Lanosin Hamzah ST, Bupati Muratara H Devi Suhartoni, Wakil Bupati Lahat Haryanto.

Berita Terkait

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terbaru