Universitas Muhammadiyah Palembang Fasilitasi MoU SMAN Sumsel Dengan Universitas Mindanao Filipina

- Jurnalis

Minggu, 24 Februari 2019 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, SUMSEL — Setelah sebelumnya menjadi tuan rumah (host) bagi salah satu mahasiswi praktek mengajar program SEAMEO (The Southeast Asian Ministers of Education Organization) di Palembang. SMAN Sumatera Selatan kembali sepakat tanda-tangani Letter of Intention dan nota kesepahaman (Memorandum of Agreement) dengan Universitas Mindanao, Filipina.
Kerja sama ini diinisiasi dan difasilitasi oleh Universitas Muhammadiyah Palembang melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Lembaga Universitas Muhammadiyah Palembang.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Aula Kantor Pusat Administrasi Universitas Muhammadiyah Palembang ini dihadiri oleh Dekan FKIP Universitas Mindanao, Filipina, Jocelyn B. Bacasmot, Ph.D., Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Wakil Rektor I Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., Wakil Rektor III Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P., Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Rusdy A. Siroj, M.Pd., Kepala KUI dan Lembaga Bahasa, Rini Susanti, S.Pd., MA., serta Kepala SMAN Sumatera Selatan, M. Ridwan Aziz, M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengatakan bahwa kerjasama ini melibatkan beberapa pihak yang bisa saling menguntungkan. Mengingat Universitas Muhammadiyah Palembang memiliki 31 program studi, dan khusus di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ada 6 program studi.

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

“Dengan kapasitas yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Palembang, SMAN Sumatera Selatan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk maju secara bersama-sama. Universitas Muhammadiyah Palembang hanya menjembatani MoU dengan Universitas Mindanao, mengingat Universitas Muhammadiyah Palembang merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Palembang yang telah tergabung dalam organisasi Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO).” Ungkapnya.
Dekan FKIP Universitas Mindanao, Jocelyn B. Bacasmot, Ph.D., turut menambahkan, “Hubungan ini tidak sebatas prestige saja, tetapi juga bermanfaat bagi mahasiswa Universitas Mindanao dan siswa-siswi SMAN Sumatera Selatan. Mahasiswa yang akan menjalani praktek mengajar akan kami tempatkan di SMAN Sumatera Selatan dalam waktu dekat.”
“Saya merasa sangat terkesan mendapat sambutan dari Warga SMAN Sumsel. Sekolah hebat dengan anak-anak yang luar biasa. Kalian sangat beruntung bisa bersekolah di tempat yang spektakuler ini. Tetap semangat dalam belajar dan meraih cita-cita.” Tuturnya sebagai penutup pertemuan tersebut
Sementara itu, M. Ridwan Aziz, M.Pd selaku Kepala SMAN Sumatera Selatan menyambut baik kerja sama yang terjalin antara sekolah yang ia pimpin dan Universitas Mindanao. “Saya merasa sangat tersanjung karena telah memilih SMAN Sumatera Selatan sebagai sekolah yg akan menjadi tempat bagi mahasiswa internasional untuk belajar sekaligus mengajar. Semoga program ini bermanfaat untuk membuka wawasan guru dan siswa dalam pendidikan pada skala internasional,” ujarnya
“Adanya kerja sama ini, Universitas Mindanao dapat menghubungkan SMAN Sumatera Selatan dengan sekolah-sekolah di Mindanao guna membangun relasi melalui video conference atau program immersion lainnya,”haranya
Usai penandatanganan nota kesepahaman, Dekan FKIP Universitas Mindanao menyempatkan waktu untuk melakukan kunjungan ke SMAN Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut disambut antusias oleh siswa-siswi yang telah menanti di gedung Amphitheatre SMAN Sumatera Selatan. (Ken)

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru