WIDEAZONE.com, JAKARTA | Usulan pelaksanaan pemilihan legislatif dan presiden 2024 akan diputuskan dalam rapat konsinyering yang akan digelar pada 5-6 Oktober mendatang.
Pernyataan itu disampaikan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN, Guspardi Gaus, Selasa [28/9].
“Waktu tersebut bertepatan dengan rapat paripurna yang digelar sehari setelahnya, pada 7 Oktober dan sebelum masa reses anggota dewan,” ungkapnya.
Sebelum [7 Oktober], ujar Guspardi sudah ada keputusan [hari pemungutan suara pileg dan pilpres].
“Hingga kini pihaknya telah menerima sejumlah masukan. Bukan hanya dari pemerintah, masukan sebelumnya juga datang dari penyelenggara pemilu, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum [KPU],” jelasnya.
Berbeda dengan pemerintah, KPU mengusulkan agar pileg dan pilpres digelar pada 21 Februari, menurut Guspardi, baik KPU dan pemerintah, dua usulan tersebut telah resmi disampaikan ke Komisi II.
Dalam rapat konsinyering, sambung Guspardi, Komisi II akan membahas semua usulan tersebut. Namun pada prinsipnya, pihaknya telah menyepakati agar pemilu tak mengganggu atau dilaksanakan bersamaan dengan hari-hari besar umat beragama.
Dia menjelaskan pelaksanaan pemilu atau pilpres di waktu tersebut akan mengurangi partisipasi masyarakat dalam memilih.
“Yang paling penting untuk menentukan itu, tidak dilakukan pada hari-hari besar Islam atau bulan Ramadan. Hari-hari besar agama itu tidak boleh dilakukan pemilihan,” kata dia.
Sementara, sejauh ini fraksi PAN mendukung pemerintah terkait usulan pileg dan pilpres digelar pada 15 Mei. “PAN hanya memberi catatan agar gelaran akbar lima tahunan tidak bersamaan dengan hari umat beragama dan berdekatan dengan Pilkada yang seyogyanya digelar awal November di tahun yang sama,” tuturnya, seperti dilaporkan oleh CNN Indonesia.
“Kalau ini banyak manfaatnya kenapa tidak. Kita pasti dukung,” tandasnya.
Sumber CNN Indonesia








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










