Dinas Pendidikan Kota Palembang Larang Pelajar Rayakan Valentine

- Jurnalis

Kamis, 14 Februari 2019 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dinas Pendidikan Kota Palembang melarang para pelajar untuk merayakan valentine, atau biasa disebut hari kasih sayang. Valentine days yang dirayakan setiap 14 Februari tersebut sangat populer dikalangan kaum muda khususnya pelajar. Pada umumnya perayaan valentine di hiasi dengan pesta, bertukar kado dan hadiah sebagai ungkapan cinta dan kasih sayang kepada pasangan.

Melihat fenomena euforia valentine yang tak terarah, Disdik Kota Palembang menilai perayaan valentine tidak sesuai dengan pendidikan karakter yang diusung pendidikan nasional dan merupakan kegiatan yang bertentangan dengan norma-norma yang ada.

Kepala Bidang SMP Disdik Kota Palembang Drs. H. Herman Wijaya, M.Si mengatakan, berkasih sayang tidak hanya satu hari dan merupakan sesuatu yang wajib dilakukan kepada siapapun baik kepada guru, orang tua dan kepada sesama.

Baca Juga:  Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

“Kita tak mau dengan valentine day, pelajar salah mengartikan rasa cinta dan sayang hingga menyalahi tatakrama, sopan santun, dan adat istiadat di Bumi Sriwijaya ini” jelasnya, saat dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (14/2/2019).

Herman menambahkan ini sekedar himbauan, kontrol sesungguhnya terletak pada sekolah dan keluarga. Setidaknya hal ini membendung pelajar untuk tidak melakukan hak menyimpang. Hari Valentine memang kerap dijadikan kegiatan yang tidak senonoh dan tidak pantas bagi pelajar. Tidak sekedar hanya berbagi hadiah dan menyampaikan ungkapan, melainkan kepada prilaku yang menyimpang. Salah satunya adalah perlakuan sex bebas, yang berdampak pada pernikahan dini dan putus sekolah.

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

“Kami tidak akan memberikan sanksi tetapi sanksinya dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Himbauan ini disampaikan kepada setiap Sekolah karena hari kasih sayang itu sendiri tidak sesuai dengan pendidikan karakter yang selama ini diusahakan Pemerintah Kota Palembang,” jelasnya.

Menurut dia, imbauan tersebut sudah sering dilakukan setiap tahunnya dengan tujuan menangkal budaya luar yang tidak sesuai dengan ajaran agama, norma sosial maupun budaya nasional Indonesia.

“Budaya kita beda dengan orang Barat. Budaya Indonesia tidak sesuai dengan budaya Barat. Harusnya kasih sayang harusnya tidak sempit kepada pacar saja, tetapi kepada guru, orang tua hingga sesama manusia dan bisa diterapkan setiap hari,” tegas Hermanhasan basri)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru