Jika Korupsi Dana Desa Tak Tuntas,1000 Warga Turun Ke Jalan

- Jurnalis

Selasa, 12 Februari 2019 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, OKU TIMUR — Kasus dugaan Korupsi Dana Desa APBN Tahun 2018 di Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan menjadi permainan yang tak masuk akal.

Untuk mengaburkan fakta sebenarnya, status saat ini seperti bola ditendang ke sana-sini. Yang menjadi pertanyaan masyarakat, ada apa di balik kasus itu?

Tim Aliansi Indonesia Koordinasi langsung membuat pengaduan khusus kepada JAMWAS Kejagung RI terkait nama Jaksa yang diduga berani main mata dan menerima uang recehan.

Padahal kasus korupsi dana desa yang dialokasi dari anggaran Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) OKU Timut tahun 2018 merupakan dana yang dibutuhlan masyarakat OKU Timur, untuk membangun Infrastruktur dan Ekonomi kerakyatan, bukan untuk memperkaya diri diatas penderitaan rakyat.

Terkait soal itu, Kanda Budi Aliansi (KBA) berharap agar tim Penyidik dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan tidak tebang pilih terhadap Oknum – oknum pejabat OKU Timur yang turut serta menikmati dan menyukseskan uang Korupsi berjama’ah tersebut, sehingga merugikan Negara Miliaran rupiah. “Jika terjadi tebang pilih, maka perasaan rakyat akan tersakiti,” tegas Kanda Budi Aliansi kepada Wideazone.com, Selasa (12/2/2019).

Baca Juga:  Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Asistensi SAKIP

Menurut Kanda Budi Aliansi (KBA) , apabila Tim penyidik tidak bekerja secara profesional sesuai SOP dan membuat kasusnya berhenti di tengah jalan, pihaknya sudah menerima permohonnan 1000 warga OKU Timur untuk tunrun ke lapangan dan melalukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati Sumsel dan Kejari OKU Timur dalam waktu dekat.

Namun, kata Kanda Budi Aliansi, pihak Aliansi Indobesia akan melihat terlebih dahulu proses hukum yang sedang berjalan. “Apalagi bukti-bukti yang kami sampaikan ke Kejati sudah sangat falid dan terang-benderang,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Dukung Palembang Tourism Forum 2026

Dalam laporan ke Kejati Sumsel, pihak Aliansi Indonesia memberi informasi tentang kasus itu dari sejumlah kades, Bendahara desa serta Camat.

Terkait persoalannya, pihak Aliansi Indonesia akan membantu Kejati Sumsel dan Kejari OKU Timur mengantarkan kasusnya ini hingga ke Meja Hijau.

Itu artinya, kata Kanda Budi Aliansi, Tim kejaksaan harus berterima kasih dan kasusnya tidak dilempar ke sana-sini seperti bola ditentang ke berbagai tempat.

Menurut Kanda Budi Aliansi, pihak Aliansi Indonesia tidak pernah melaporkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Timur. Herannya pihak Kejari OKU Timur ikut ramai menyurakkan kasusnya. “Ada apa di balik kasus ini?” ujar Kanda Budi Aliansi seperti bertanya ke dirinya sendiri. (Anto Narasoma)

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terbaru