Tarech Rasyid : Mana Fungsi DPRD Muaraenim sebagai Wakil Rakyat untuk Membela dan Mempertahankan Hak-Hak Warganya?

- Jurnalis

Senin, 4 Februari 2019 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti Surat Kepemilikan Warga Desa

Bukti Surat Kepemilikan Warga Desa

WIDEAZINE.COM, PALEMBANG — Pengusiran warga dari wilayah kerja tambang PT Bukit Asam, dinilai Pengamat Sosial Politik dan Masyarakat dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, DR Tarech Rasjid, suatu bentuk pelanggaran hak hidup masyarakat.

Sebab sebelum masyarakat digusur dengan alasan relokasi, sebaiknya warga di sekitar lingkungan kerja tambang harus diajak dialog mengenai perluasan wilayah tambang batu bara.

“Tidak etis apabila warga Desa Atas Dapur dan Desa Bukit Munggu diusir seperti anjing, misalnya,” kata Tarech saat dimintai komentarnya, Minggu (3/2/2019).

DR. Tarech Rasyid
DR. Tarech Rasyid

Warga setempat, sudah hidup dari generasi di desa permukimannya. Seharusnya, warga tersebut harus diapresiasi dan dihargai secara pantas. Apabila warga didiskriminasikan dan ditakuti-takuti, berarti pengelola PT Bukit Asam telah melanggar harkat kemanusiaan warga setempat.

Seharusnya, kata Tarech, warga yang diintimidasi sejak tahun 2014 itu diajak bermusyawarah dengan melibatkan anggota DPRD Muaraenim atau provinsi

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Tegaskan Pentingnya Prosedur dan Kolaborasi dalam Pembangunan 18 Ruas Jalan Banyuasin

“Ini menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak. Jadi jangan disepelekan kepentingan rakyat. Mentang-mentang untuk kepentingan perusahaan, hajat hidup warga setempat disepelekan. Ini tidak manusiawi dan melanggar HAM,” tegas Tarech.

Apakah dalam melaksanakan relokasi terhadap warga sudah disetujui secara bersama? Menurut Tarech Direktur Utama atau Sekretaris Perusahaan PT BA mestinya datang ke lokasi, sehingga dapat dicari solusi dengan cara beradab dan tidak terjadi intimidasi terhadap orang-orang asli di daerah setempat.

Paling tidak, kata Tarech, peran hubungan masyarakat (humas) perusahaan itu menjelaskan kepada media agar persoalannya jelas dan dapat diterima akal sehat.

Menurut praktisi sosial ini, kehadiran perusahaan, apalagi perusahaan nasional, lebih mengutamakan kepentingan masyarakat ketika melaksanakan kinerja investasinya di suatu tempat.

Umumnya, kata Tarech, perusahaan itu lebih mementingkan kesejahteraan masyarakat setempat. Apalagi warga di dua desa itu sudah hidup dan bermukim di desanya selama lima generasi.

Baca Juga:  Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Jika warga terusir karena alasan tempat hunian warga adalah lokasi kerja tambang PT BA yang akan diperluas, ini melanggar HAM.

Secara prinsip, masalah yang diambil tidak seperti itu. Dengan cara halus, warga diusir (relokasi) dan lahan tempat tinggal serta tanam tumbuh milik mereka hanya dihargai sesuai kepentingan perusahaan, Ini salah besar.

Tarech meminta agar PT BA dapat melaksanakan penggantian yang manusiawi. Dengan kata lain tidak melakukan intimidasi serta menakut-nakuti warga dengan konsep hukum.

“Mereka itu warga desa yang barangkali buta terhadap hukum. Jika warga dihadapkan dengan kegelisahannya, di mana fungsi DPRD Muaraenim sebagai wakil rakyat untuk membela dan mempertahankan hak-hak warganya?

Menjawab pertanyaan wartawan tentang fungsi Humas PT BA yang menganggap sepele masalah itu, dengan tegas Tarech meminta agar pejabat yang menduduki jabatan humas dilepas saja.

 

 

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban
Momentum Iduladha, Sekda Sumsel Edward Candra Pererat Silaturahmi Lewat Open House
Open House Iduladha Gubernur Herman Deru di Griya Agung
Salat Iduladha di Griya Agung, Herman Deru Paparkan Capaian Pembangunan dan Ajak Jaga Kerukunan
Herman Deru Pastikan 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:59 WIB

Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:44 WIB

Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Momentum Iduladha, Sekda Sumsel Edward Candra Pererat Silaturahmi Lewat Open House

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:51 WIB

Open House Iduladha Gubernur Herman Deru di Griya Agung

Berita Terbaru

Gedung Pancasila [Gambar Ist]

Headlines

Pancasila di Persimpangan Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WIB