Kabid PTK Disdik Sumsel: Jumlah Guru Honorer Masuk dalam Dapodik Capai 8 Ribu Orang

- Jurnalis

Selasa, 23 Maret 2021 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid PTK Disdik Sumsel Emzen SPd MM

Kabid PTK Disdik Sumsel Emzen SPd MM

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Terkait pembayaran insentif guru Honorer SMK dan SMA berdasarkan aturan yang dibuat. 

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Kabid PTK Disdik Sumsel) Emzen SPd MM saat dijumpai wartawan Wideazone.com dan Zoom Post di tengah kesibukannya, Selasa (23/3/2021).

“Kami sudah membuat peraturannya masa kerja honor harus di atas 3 tahun, sudah masuk dalam Dapodik dan jam mengajar minimal 12 jam dalam seminggu,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah guru honorer yang masuk dalam dapodik sekitar 8 ribu orang. Namun jika dihitung secara keseluruhan guru honor SMA dan SMK itu hampir mencapai 14 ribu orang.

“Tapi yang mendapatkan insentif dari Disdik Sumsel harus memenuhi kriteria. Pembayarannya dihitung dari Januari dan sekarang telah masuk Maret. Itu nanti dibayar/dirapel,” jelasnya. 

Baca Juga:  Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali

Karena, guru honor SMA dan SMK ini banyak, jadi pemberian insentifnya dilakukan bertahap. Untuk saat ini insentif diberikan kepada guru honor yang masa kerja mengajar lebih dari 3 tahun. “Kita berharap tahun berikutnya, insentif guru honor diberikan kepada guru yang masa kerjanya di atas 2 tahun, bahkan kita berharap di tahun tahun berikutnya seluruh guru honor maupun tenaga administrasi di sekolah juga mendapatkan insentif,” terang Kabid PTK Disdik Sumsel ini.

Terkait jumlah guru, tutur Emzen itu dinamis. Karena data jumlah guru bisa berubah setiap bulannya. “Sebagai contoh, jika ada penambahan sekolah. Maka otomatis, butuh tenaga pengajar atau guru honor. Jadi datanya berubah terus. Data jumlah guru hari ini, tentu tidak sama dengan bulan bulan berikutnya, karena ada guru yang pensiun, atau ada guru honor yang baru,” ujarnya.

Baca Juga:  Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Ketika ditanya guru honor yang diusulkan untuk tes P3K tahun ini, Ia pun mengungkapkan, untuk guru honor yang diusulkan sebanyak 8.000 orang. “BKD sudah meminta untuk persiapan tempat lokasi tes P3K guru honor. Karena jumlahnya banyak, kita akan siapkan lokasi tes di sekolah sekolah. Sedangkan untuk teknisnya itu dari BKD,” tutupnya.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:37 WIB

Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:50 WIB

Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Berita Terbaru