Acara ini berkaitan dalam menghadapi pandemi COVID-19 dan menjelang New Normal yang akan diberlakukan di beberapa daerah termasuk Sumatera Selatan.
Penggagas sekaligus pemandu acara ini, sastrawan Sumsel Anwar Putra Bayu menegaskan, seniman tak pernah kehabisan ide. Tak bisa tampil di panggung terbuka maka mengeskpresikan karyanya melalui virtual.
Dengan aplikasi zoom ini, bukan saja menghadirkan sastrawan dan budayawan Indonesia. Tetapi dari Dili, Brunei, Singapura, dan negara lainnya ikut serta.
Kegiatan ini diharap dapat membuka ruang pembacaan puisi virtual dan berbincang-bincang tentang COVID-19 dan aktivitas sosial new normal.
Baca puisi virtual dan perbincangan new normal terkait pandemi COVID-19 berlangaung melalui program Zoom dengan ID 885 1243 4763, password 123123.
Bayu mengatakan, selain membicarakan covid-19 dan pelaksanaan new normal, program acara digelar untuk pengembangan apresiasi sastra.
Menurut dia, dialog virtual terkait pemberlakuan new normal, merupakan bentuk harapan masyarakat setelah dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat hidup dalam keprihatinan akibat pandemi virus corona.
Dari format acara, kata Bayu, pembacaan puisi virtual dan bincang-bincang terkait new normal, diikuti para praktisi dan akademisi sastra internasional. Lebih menggembirakan lagi acara ini didukung oleh Pusat Dokumentasi H.B. Jassin.
Menurut Nanang Suryana selaku Kepala PDS HB. Jassin menyambut gembira karena acara yang digelar oleh Koalisi Masyarakat Puisi dalam situasi pandemi ini akan ikut mewarnai kehidupan sastra di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan.
Mereka yang terlibat dalam kegiatan itu, antara lain, para akademisi Prof Dr Nurhayati MPd, Prof Dr Ratu Wardarita MPd, Thia Yufada, ZA Narasinga, Dr Latifah Ratnawati MHum, Dr Phaosan Jehwae (Thailand), Liswantina (Polandia), Indah Rizky Ariani.
Selain itu, acara juga menampilkan Dr. Victor A Pogadaev (Rusia), Isbedy Stiawan ZS, Abe Bareto Soares (Timor Leste), Hartinah Ahmad (Singapura), Rita Jassin.
Pebacaan puisi virtual itu diperkuat pula oleh Dr Yoseph Yapi Taum M.Hum, Jaksen M Amin, Ihsan Ali (Singapura), Dr. Jefri Arif (Brunei Darussalam), Dr Tarech Rasyid, Pipin, dan Mohd Jamil Yunos (Sungapura).
Menanggapi kegiataan literasi virtual itu, Dr dr Zulkhair Ali Sp PD KGH mengatakan, pelaksanaan new normal seusai pandemi COVID-19 ini, akan dibahas sosialisasi kehidupan masyarakat sesuai protokol kesehatan.
Dengan membiasakan hidup tertib, Lanjut Zulkhair Ali, membasuh tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak dalam bersosialisasi di masyarakat, mudah-mudahan keadaan kita bisa kembali normal.
“Sehingga pemutusan penyebaran virus corona ini dapat kita wujudkan,” katanya.
Laporan Abror/D’Miska
Editor Is/Anto Narasoma



















