Workshop Akbar, Ahmad Najib: 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekretaris Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Kusworo Nur Shidiq

Wakil Sekretaris Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Kusworo Nur Shidiq

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ikatan Dai Indonesia (IKADI) menggelar Workshop Akbar Menghafal Al Quran Metode Gaza, kegiatan berlangsung di Hotel Amaris, Lorok Pakjo.

Wakil Sekretaris IKADI, Kusworo Nur Shidiq, mengatakan, kegiatan workshop akbar bekerjasama dengan lembaga Shodaqoh Mulia, metode hafalan qur’an ala gaza ini sudah teruji dan terbukti sukses di Gaza Palestina serta melahirkan para penghafal.

” Lembaga Darul Qur’an Al Karim di Palestina mempunyai 43 ribu santri yang belajar dari waktu ashar hingga isya, Alhamdulillah, telah lahir sebanyak 22 ribu lebih para penghafal (huffadz) qur’an 30 juz. Artinya setiap 90 penduduk Gaza Palestina minimal 1 huffadz,” kata Kusworo, Sabtu (14/12/2019).

Terkait tentang pengembangan metode belajar tersebut, Kusworo menyampaikan, cara belajar ini dikembangkan Lembaga Darul Qur’an Karim Wa Sunnah Gaza dari Direktur Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dr Syahid Qahla Al Dahsyan.

Baca Juga:  ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

” Semoga hasil belajar yang kita ajarkan bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan, sehingga dapat melahirkan banyak huffadz qur’an di Sumsel,” ucapnya.

Asisten Pemerintah dan Kesra, Dr Ahmad Najib, sangat mengapresiasi acar yang diadakan oleh IKADI.

” Kegiatan ini sejalan dengan program Gubernur Sumatera Selatan yakni 1 desa 1 rumah tahfidz,” ungkap Najib.

Lebih lanjut, Kusworo menjelaskan, worksho ini juga akan dilanjutkan ke pesantren Tahfidz Ki Merogan dan esok harinya bertempat di STIK Bina Husada.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

” Dua tahun lalu, workshop pernah diselenggarakan, namun untuk kesempatan ini kita disambangi Direktur Pendidikan dan Latihan (Diklat) Darul Qur’an Karim Wa Sunnah Gaza,” ujar Kusworo kepada wideazone.com dan zoompost.

Ia memaparkan, Peserta yang mendaftar dalam workshop berjumlah 400 orang, 150-200 dari pesantren Ki Merogan, Dosen, para pengurus rumah tahfidz, pengurus Masjid, ustad, masyarakat umum dan mahasiswa.

Laporan: Dewi

Editor: Abr

Berita Terkait

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:10 WIB

OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB