Dari Tepian Musi Mengalir Doa untuk Gaza: Aksi Bela Palestina “Jilid V” 9 November 2025 Satukan Nurani Bangsa

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Bela Palestina Jilid V bertema “Bangun Gaza Kembali”, masyarakat Sumatera Selatan bersatu menyerukan kepedulian global terhadap pemulihan Gaza yang hancur akibat lebih dari dua tahun agresi Israel.

Aksi Bela Palestina Jilid V bertema “Bangun Gaza Kembali”, masyarakat Sumatera Selatan bersatu menyerukan kepedulian global terhadap pemulihan Gaza yang hancur akibat lebih dari dua tahun agresi Israel.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dari kota yang pernah menjadi pusat kebangkitan Nusantara, Palembang kembali menjadi panggung bagi suara nurani dunia. Melalui Aksi Bela Palestina Jilid V bertema “Bangun Gaza Kembali”, masyarakat Sumatera Selatan bersatu menyerukan kepedulian global terhadap pemulihan Gaza yang hancur akibat lebih dari dua tahun agresi Israel.

Kegiatan diinisiasi Aliansi Masyarakat Sumatera Selatan Peduli Palestina ini menggandeng Pemerintah Kota Palembang, QUPRO Indonesia, dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia [AKSI].

Aksi kemanusiaan tersebut dijadwalkan berlangsung Ahad, 9 November 2025, di Monumen Perjuangan Rakyat [Monpera] Palembang, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Ketua Aliansi Masyarakat Sumatera Selatan Peduli Palestina, H Abdus Somad Demsyah Safar, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud nyata keberpihakan masyarakat Sumsel terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal.

“Selama masih ada penjajahan dan penderitaan di Gaza, maka kemerdekaan belum sepenuhnya paripurna,” ujar Abdus Somad dalam konferensi pers di Palembang, Rabu 29 Oktober 2025.

Ia menambahkan, aksi ini menjadi bentuk kesadaran kolektif bahwa solidaritas tidak boleh padam.

“Dari Palembang, kita ingin menegaskan: kemanusiaan adalah bahasa bersama. Kita berdiri bukan karena perbedaan agama, tetapi karena nurani.” ujarnya.

Dukungan terhadap aksi ini mengalir deras dari berbagai organisasi keagamaan dan sosial di Sumatera Selatan, di antaranya BKPRMI Sumsel dan BKPRMI Palembang, Majelis Ulama Indonesia [MUI] Sumsel, Muhammadiyah dan Lazismu, serta Nahdlatul Ulama [NU] dan NU Care Lazisnu.

Ustaz Ahmad Kamil SPd, dari BKPRMI Sumsel menuturkan, seluruh jaringan remaja masjid dan majelis taklim di provinsi ini akan turut bergerak.

“Palembang Darussalam akan menjadi episentrum kemanusiaan dari selatan Sumatera untuk dunia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Respon Ratu Dewa, Evaluasi CFN-CFD, Kritik Warga Jadi Bahan Perbaikan

Meski kini Gaza berada dalam fase gencatan senjata, kedamaian masih jauh dari kata pulih. Laporan jurnalis internasional menunjukkan, pelanggaran dan serangan terbatas masih kerap terjadi di sejumlah wilayah.

Lebih dari 78 persen bangunan di Gaza rusak atau hancur—termasuk rumah, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas publik penting. Separuh penduduk Gaza kini hanya memiliki kurang dari enam liter air bersih per hari, sementara sistem sanitasi dan listrik hampir lumpuh total.

“Gencatan senjata mungkin menghentikan ledakan, tapi tidak menghentikan penderitaan,” ujar seorang relawan QUPRO dalam pernyataannya. “Gaza kini berdiri di antara puing-puing, mencoba bernapas di antara debu reruntuhan.”

Menurut laporan PBB dan UNICEF [Oktober 2025], kebutuhan dana rekonstruksi Gaza mencapai lebih dari 70 miliar dolar AS, dengan estimasi waktu pemulihan sedikitnya 15 tahun—jika situasi keamanan stabil. Namun, laporan Al Jazeera [28 Oktober 2025] menyebut, serangan udara terbatas masih terjadi di Khan Younis dan wilayah utara Gaza meski gencatan senjata diumumkan.

CEO QUPRO Indonesia, Ali Amril, menegaskan pentingnya peran masyarakat sipil dalam menggerakkan solidaritas lintas bangsa.

“Kita mungkin tidak bisa mengirim pasukan, tapi kita bisa menyalakan harapan. Membangun Gaza kembali berarti membangun martabat manusia,” ujarnya.
“Dunia Islam hari ini tidak membutuhkan kemarahan baru, tetapi kerja nyata yang melahirkan peradaban kemanusiaan.”

Ali menambahkan, kolaborasi lintas lembaga seperti QUPRO, AKSI, BKPRMI, MUI, Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Kota Palembang merupakan wujud nyata transformasi solidaritas menjadi gerakan filantropi kolektif.

Aksi besar pada 9 November mendatang akan dihadiri oleh Wali Kota Palembang Drs H Ratu Dewa MSi, dan Wakil Wali Kota Prima Salam SH MM.

Baca Juga:  Gunakan "Brute Force" Bobol Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Ratusan Juta, Empat Ditangkap 2 DPO

Kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh Opick, musisi religi yang dikenal aktif dalam misi kemanusiaan di Gaza, serta Adzando Davema, artis sinetron asal Jakarta.

Koordinator Lapangan [Korlap] H Syaiful Fadli, menyebut panitia menargetkan penghimpunan dana hingga Rp 2 miliar.

“Kami berharap dukungan media dan masyarakat Palembang bisa membuat aksi ini bergema luas. Kehadiran Opick dan Adzando diharapkan menarik lebih banyak anak muda untuk turut bergerak,” ujarnya.

Selain aksi damai di Monpera, penggalangan dana juga dilakukan di berbagai sekolah dan komunitas.

Contohnya, SD Islam Al Furqon 4 Palembang berhasil mengumpulkan Rp37 juta dalam sepekan dan menargetkan mencapai Rp 50 juta sebelum hari pelaksanaan.

Dukungan turut datang dari Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB] yang akan menghadirkan tokoh lintas agama. Bahkan, komunitas ojek online Palembang di bawah koordinator Reza menargetkan pengumpulan dana sebesar Rp 20–30 juta dari aksi lapangan di sejumlah titik kota.

Saluran Donasi Resmi

Panitia membuka dua kanal donasi resmi:

BSI 8777 7676 75 (Wakaf Lembaga Yayasan AKSI)

BSI 765 6000 311 (Infak a.n. Aliansi Kemanusiaan Indonesia)

“Setiap doa, setiap rupiah, setiap langkah solidaritas akan menjadi bagian dari harapan baru bagi rakyat Palestina,” tulis pernyataan resmi Aliansi Masyarakat Sumsel.

Aksi Bela Palestina Jilid V bukan sekadar agenda solidaritas, melainkan deklarasi moral bahwa bangsa ini masih memiliki hati yang hidup.

“Kita mungkin tidak punya senjata, tapi kita punya solidaritas. Kita tidak berada di medan perang, tetapi kita bisa membangun kembali kehidupan,” pungkas Syaiful.

Laporan Hasan Basri | Editor AbV

Berita Terkait

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir
SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas
Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen
Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Kamis, 30 April 2026 - 11:13 WIB

Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah

Kamis, 30 April 2026 - 08:18 WIB

Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir

Kamis, 30 April 2026 - 06:50 WIB

SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas

Berita Terbaru

BPOKK DPP Demokrat, Deputi Sumatera II, Rocky Amu didampingi Sekretaris II BPOKK M Simanjuntak dan Panti Silaban beserta BPOKK DPD Demokrat Sumsel memberikan keterangan pers soal verifikasi dukungan calon ketua DPD Demokrat Sumsel.

Headlines

Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir

Kamis, 30 Apr 2026 - 08:18 WIB