WIDEAZONE.com, SANGGAU | Enam sejoli tanpa status nikah diamankan petugas gabungan dari Polres Sanggau, Kodim 1204/SGU, Polisi Militer XII/1-2, dan Satpol PP.
Pasangan tersebut terendus petugas [Operasi Pekat Jelang Idul Fitri 1445 Hijriah] tengah ‘Ngamar’ di sejumlah penginapan dan hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu 30 Maret 2024.
Keenam sejoli yang masih remaja itu mengaku belum menikah dan hanya sebatas pacaran, sebagian berasal dari Kecamatan Kapuas dan Jangkang.
Kala petugas melakukan razia, pasangan sejoli tersebut didapati sedang berada di dalam kamar yang terkunci dari dalam.
“Kedua pasangan tersebut kemudian diamankan ke Polres Sanggau untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Sanggau AKBP Suparno Agus Candra Kusumah dalam keterangannya.
Kemudian, jelas Petugas Gabungan, dari hasil pemeriksaan, mereka bukanlah pasangan suami istri [Pasutri] sah, maka kita melakukan pembinaan hingga surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal serupa.
Razia Pekat Kapuas Jelang Idul Fitri 1445 Hijriah, berlangsung dari 30 Maret hingga 10 April 2024 mendatang.
“Diharapkan dengan adanya Operasi Pekat Jelang Hari raya Idul Fitri dapat mengurangi tingkat penyakit masyarakat yang ada dan operasi bertujuan untuk menciptakan kondusifitas di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.
“Dengan harapan, tidak terjadi gangguan apapun. Untuk memastikan kondisi yang aman dan lancar di Wilayah Hukum Polres Sanggau selama bulan suci Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri,” harap Kapolres Sanggau. [Jono Darsono]


![Enam sejoli tanpa status nikah terendus petugas [Operasi Pekat Jelang Idul Fitri 1445 Hijriah] tengah 'Ngamar' di sejumlah penginapan dan hotel di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu 30 Maret 2024.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240331-WA0030-800x600.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)

![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)


![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)
