4 Indikator Hantarkan PDAM Tirta Musi ‘SEHAT’ Luar Biasa! Layanan 13 Jadi 17 Jam

- Jurnalis

Sabtu, 24 Februari 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Tiga dari lima perusahaan umum daerah [Perumda] milik Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang dari evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan [BPKP] menunjukkan hasil luar biasa di antaranya PDAM Tirta Musi masuk kategori sehat.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan penilaian yang dilakukan BPKP berdasarkan indikator dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR. “Penilaian itu meliputi sektor keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia [SDM],” ungkapnya kala memberikan keterangan di ruang kerjanya, Sabtu 24 Februari 2024.

Dari sisi keuangan, tentu saja jelas Andi, dilihat dari untung rugi. Bila perusahaan untung dari tarif full cost recovery maka akan mendapatkan nilai yang tinggi.

“Alhamdulillah, pada Oktober 2023 lalu PDAM dapat melakukan penyesuaian tarif sehingga hasilnya Bagus,” ujarnya.

Kemudian, terkait pelayanan, pihak Perumda telah meningkatkan pelayanan yang sebelumnya 13 jam menjadi rata-rata 17 jam, sering itu juga terjadi peningkatan jumlah pelanggan mencapai 335.000 pelanggan [dengan tingkatan tekanan air] dari rumah ke rumah.

Dari sisi SDM, Andi berujar, pihak perusahaan terus melakukan berbagai pelatihan, baik dari motivasi, outbound dan terakhir melakukan efisiensi. Dengan penerapan efisiensi, Perumda Tirta Musi memperoleh penghargaan dari Persatuan Perusahaan Air Minum seluruh Indonesia berupa Penghargaan sebagai perusahaan air minum terefisien dari sisi operasional. Mengapa demikian?

“Jumlah pelanggan yang dimiliki 335 ribu, sedangkan karyawan di angka 590-an dengan rasio pelanggan 1000 di angka 1,76 artinya dari jumlah tersebut sejumlah [pelanggan] dilayani 1,76 karyawan,” sebutnya.

Baca Juga:  130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik

Kemudian, dalam operasional kita secara menyeluruh menggunakan listrik, karena letak geografis Palembang ini datar, sehingga untuk mengalirkan tidak dapat dengan cara gravitasi. Dalam satu bulan tarif listrik yang harus dibayar PDAM mencapai Rp6 miliar. “Inilah yang membuat kita melakukan efisiensi, namun di balik itu tetap menuai profit dengan baik dan menjadi sumbangsih bagi PAD [pendapatan asli daerah] Kota Palembang. Sehingga hal ini lah yang menjadi rujukan BPKP dalam menilai Perumda Tirta Musi,” papar dia.

Bila dilihat di 2018, kinerja kita selalu meningkat, terakhir pada tahun 2022 yang dievaluasi pada 2023 poin Perumda Tirta Musi berada di 3,98 secara menyeluruh, dengan melibatkan kriteria indikator yang dimaksud.

Perform PDAM ‘Smart Energy’ hingga Output Kepemimpinan Ratu Dewa

Platform perusahaan PDAM ini adalah Smart Energy. Dikatakan Smart, ungkap Andi, di dalam penerapan pihaknya menggunakan otomatisasi, digitalisasi sehingga mendorong karyawan yang bekerja gembira dan bahagia. Ini dapat dilihat dari indeks survei kepuasan pelanggan, bagaimana pandangan mereka terhadap tingkah laku ataupun pelayanan yang diberikan dari pihak karyawan ke pada mereka.

“Hampir 100 persen, pelanggan menyatakan karyawan PDAM sopan, disiplin, professional dan tepat waktu,” ucap dia.

Selain itu, jelas Dirut PDAM, pihaknya melakukan survei kepuasan karyawan dengan menggunakan google form, tanpa diketahui siapa yang memberikan sampel penilaian [accidental sampling]. Apa yang menarik dari ini? 90 persen lebih karyawan kita menyatakan bahwa mereka senang engan atmosfir kerja di perusahaan PDAM.

Baca Juga:  RDPS Safari Jumat bersama Ustaz Abdul Somad

Hal tersebut, menurutnya sebagai kata kunci jika karyawan bahagia maka dia akan melayani pelanggan dengan lebih baik lagi.

Berkenaan dengan kategori sehat dari BPKP, Andy menilai capaian tersebut output dari kepemimpinan Ratu Dewa yang selalu memberikan kontribusi positif dalam perkembangan Perumda Tirta Musi.

“Seperti kala beliau menjabat sebagai Sekretaris Daerah sekaligus sebagai Dewan Pengawas. Beliau sangat mengerti sekali, men-support penuh tentang perkembangan dan meningkatkan kinerja perusahaan ini, di antaranya dukungan terhadap penyesuaian tarif PDAM,” ungkapnya.

“Salah satu dukungan politik untuk dapat menjadi perusahaan lebih baik lagi. Selain itu, mendukung melakukan pinjaman-pinjaman perbankan dikarenakan saat itu APBN, APBD sudah terbatas sedangkan perusahaan tetap untuk melakukan investasi dalam mengejar perkembangan Kota Palembang.  Dengan support beliau, dapat mengurai persoalan tersebut,” jelasnya.

PDAM Ditunjuk sebagai Operator IPA

Tentunya ke depan ini tidak mudah, sebab perusahaan ini juga ditunjuk sebagai operator Instalasi Pengendalian Air Limbah [IPAL].

Perlu diketahui bersama bahwa Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang mendapatkan hibah pembangunan IPAL, tentunya, Andy menjelaskan, ini langkah dalam tahap awal dan belum menuai break event poin [BEP]. “Lebih banyak pengeluaran dari pada pemasukan dan hal tersebut merupakan tantangan bagi kita,” ujarnya.

“Instalasi air limbah adalah bisnis baru dengan belum adanya pengalaman, skill hingga pengetahuan di bidang ini,” kata dia. Namun, menurutnya merupakan amanah mulia, bagaimana pihaknya mengemban tugas memperbaiki sanitasi di Kota Palembang dengan adanya IPAL.

Berita Terkait

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen
Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah
Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel
Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR
PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut
Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Musda Demokrat Sumsel Berpotensi Aklamasi, Petahana Melenggang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:14 WIB

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Rabu, 29 April 2026 - 13:10 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Rabu, 29 April 2026 - 11:11 WIB

Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel

Selasa, 28 April 2026 - 22:08 WIB

Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Senin, 27 April 2026 - 23:28 WIB

Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bank Sumsel Babel Jakabaring Palembang.

Ekobis

Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:10 WIB

Kepala Kejari Sumsel Dr Ketut Sumedana memberikan keterangan pers soal penanganan dua perkara sekaligus dalam satu hari soal obstruction of justice hingga korupsi KUR pada Selasa 28 April 2026.

Headlines

Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:08 WIB