2 dari Tiga Pencuri Motor di Bawah Jembatan BTP Terciduk

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Kota Lahat AKP Samsuardi didampingi Kanitreskrim Ipda Zulkarnain SH beserta personel, berhasil menciduk dua dari tiga pelaku pencurian motor.

Kapolsek Kota Lahat AKP Samsuardi didampingi Kanitreskrim Ipda Zulkarnain SH beserta personel, berhasil menciduk dua dari tiga pelaku pencurian motor.

WIDEAZONE.com, LAHAT | Dua dari tiga pelaku pencurian motor, AS [16] dan NV [22] di bawah Jembatan Benteng Desa Tanjung Payang [BTP] Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat pada Jumat [8/32024] terciduk Polisi. Sedangkan JA [19] statusnya masih dalam pengejaran [DPO].

Keduanya diciduk Polisi lantaran telah menggasak motor Ds [18] warga desa Kuba, Kecamatan Pulau Pinang Lahat.

“Kasus pencurian dengan pemberatan [365] berdasarkan Laporan Polisi: LP/B-08/III/2024/SPKT/POLSEKTA LAHAT/POLRES LAHAT/POLDA SUMSEL, tanggal 09 Maret 2024 berhasil diungkap jajaran Polsek kota Lahat,” kata Kapolres AKBP God Parlasro Sinsitor Sinaga SH SIK MH melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono SH, Kamis 14 Maret 2024.

Baca Juga:  Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar

Dikatakan Kasubsi Penmas Humas, peristiwa pencurian motor di simpang Tepian Air Lematang, tepatnya di bawah Jembatan BTP, Kecamatan Lahat Selatan, pada Jumat [8/3/14] sekitar pukul 02.00 WIB. “Terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Pelaku menghadang motor, dan mengancam korban Ds [18] dengan senjata tajam pisau, agar menyerahkan motornya,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B, Target Rampung 180 Hari

Kemudian, sebut Aiptu Lispono, pelaku memukul teman korban dengan menggunakan botol anggur merah hingga akhirnya motor korban diserahkan.

Atas kejadian itu, ujar Aiptu Lispono, Koban DS mengalami kerugian sebesar Rp8,5 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Lahat.

“Pihak Polsek pun menindaklanjuti, dan langsung menerjunkan personelnya untuk meringkus ketiga pelaku. Alhasil dua [AS, NV] dari tiga pelaku berhasil diringkus, sedangkan JA berstatus DPO,” pungkasnya. [Erta Lusiani-HI]

Berita Terkait

Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan BBL Senilai Rp6,25 Miliar
Korupsi KUR BSI di OKI: Negara Rugi Rp9,5 Miliar, Tiga Tersangka Resmi Ditahan
Dokter di Palembang Ditipu Pria Beristri, Rugi hingga Rp1 Miliar
Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar
Tragedi dr Myta Aprilia Azmy, IKA-FK Unsri Desak Kemenkes Audit Wahana Internship
Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat
Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:30 WIB

Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:33 WIB

Korupsi KUR BSI di OKI: Negara Rugi Rp9,5 Miliar, Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:23 WIB

Dokter di Palembang Ditipu Pria Beristri, Rugi hingga Rp1 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 10:05 WIB

Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:24 WIB

Tragedi dr Myta Aprilia Azmy, IKA-FK Unsri Desak Kemenkes Audit Wahana Internship

Berita Terbaru