1.271 Pegawai KPK Dilantik Jadi ASN, Berikut Prosesnya

- Jurnalis

Jumat, 20 Agustus 2021 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Firli Bahuri

Firli Bahuri

WIDEAZONE.com, JAKARTA | 1.351 orang mengikuti proses pengalihan pegawai KPK menjadi ASN, saat proses tersebut 1.274 dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan 1.271 pegawai telah dilantik sebagai Pegawai ASN pada 1 Juni 2021.

Di sisi lain, Pegawai KPK yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk menjadi ASN sebanyak 75 orang. 24 orang di antaranya telah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. Pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya dibiayai APBN KPK.

Namun, hanya 18 pegawai yang bersedia mengikuti diklat kerjasama KPK dengan Kementerian Pertahanan yang diselenggarakan pada 22 Juli hingga 20 Agustus 2021.

Artinya Pendidikan Latihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang diikuti oleh 18 pegawai KPK yang telah dibuka Ketua KPK, Firli Bahuri, pada 22 Juli lalu akan ditutup resmi Jumat ini, (20/8/2021).

Kamis, 19 Agustus 2021 menjadi hari terakhir rangkaian Diklat. Kegiatan terakhir 18 pegawai KPK di Universitas Pertahanan adalah mengikuti Caraka Malam Api Semangat Bela Negara.

Kegiatan akan ditutup dengan kehadiran 100% peserta, walaupun di minggu awal pelaksanaan Diklat 3 orang sedang isolasi mandiri sehingga pada sebagian waktu harus berpartisipasi secara online.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Setiap hari peserta didampingi perwira pengawas materi, pendamping bimsuh, dan perwira pendamping kelas dari pihak Universitas Pertahanan dan KPK.

Sepanjang 22 Juli sampai 20 Agustus 2021, 18 Pegawai sebagai peserta Diklat melakukan pembagian tugas sebagai komandan apel, penjaga waktu, dan koordinator penyampaian tugas sebagai penugasan dari Ketua Kelas untuk melatih kepemimpinan.

Adapun seluruh pegawai menerima materi didalam kelas sebagai berikut :

  1. Nilai-nilai dasar bela negara;
  2. Sistem pertahanan semesta;
  3. Wawasan kebangsaan (4 konsensus dasar bernegara);
  4. Sejarah perjuangan bangsa;
  5. Pembangunan karakter bangsa;
  6. Keterampilan dasar bela negara;
  7. Identitas dan integritas nasional.

Untuk kegiatan di luar kelas diisi dengan kegiatan :

  1. Bimbingan dan pengasuhan;
  2. Praktek baris berbaris;
  3. Tugas individu;
  4. Tugas kelompok;
  5. Outbound/team building (melatih kepemimpinan dan kebersamaan dalam kelompok);
  6. Olahraga berkelompok maupun mandiri (tenis, sepak bola, dll).

Tidak hanya menerima materi di dalam kelas dan sejumlah kegiatan fisik untuk menjaga kedisiplinan dan kesehatan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Bimbingan mental rohani juga telah dilaksanakan dua kali, pertama berlokasi di Universitas Pertahanan dan kedua di Masjid Istiqlal.

Penyampai materi dari Prof Nazaruddin Umar selaku Imam besar Masjid Istiqlal, kegiatan tersebut diikuti oleh semua peserta baik muslim maupun non-muslim karena sifatnya universal. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan di area luar Masjid Istiqlal.

Setelah tanggal 20 Agustus 2021 secara resmi Pendidikan Latihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan dibuka oleh Ketua KPK, Firli Bahuri, maka Jumat, 20 Agustus 2021 diagendakan Ketua KPK dan Pimpinan Kementerian/Lembaga terkait akan hadir dalam acara penutupan.

Agenda penutupan akan disertai dengan serah terima Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTP) bela negara dan wawasan kebangsaan kepada 18 Pegawai KPK.

Kami berdoa dan berharap 18 pegawai kami di KPK dinyatakan lulus Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan.

Kedisiplinan Protokol kesehatan dan pemeriksaan Swab antigen akan terus dilakukan hingga peserta pulang. Demikian, salam bela negara dan wawasan kebangsaan. (rel/Abr)

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.

Headlines

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:31 WIB

Dishub Palembang menerbitkan sebanyak delapan sepeda motor, terjaring dalam penertiban parkir liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas [KTL] di Kota Palembang.

Headlines

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:32 WIB