Wow, 7.700 Proposal Penelitian Siswa Madrasah Daftar MYRES 2021

- Jurnalis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Kementrian Agama

Logo Kementrian Agama

Hadir memberikan arahan, Direktur KSKK Madrasah, Moh Isom Yusqi, menyampaikan tiga hal penting terkait pelaksanaan madrasah riset. Pertama, kegiatan Myres perlu dilakukan branding dengan baik, agar hasil penelitian dikenal publik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Kedua, peserta yang sudah terpilih diberikan pembinaan dan pendampingan agar menjadi peneliti yang handal. Ketiga, perlu diberikan reward bagi peserta terpilih.

Baca Juga:  Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

“Kegiatan Myres yang sudah dirancang ini sudah bagus. Termasuk juga ada KSM, Pramuka, Aksioma, dan lain-lain. Pokoknya segala sesuatu yang terkait dengan siswa untuk berprestasi, harus dihidupkan. Terkait dengan Myres, perlu ada branding agar masyarakat tahu. Lalu, perlu dilakukan pembinaan berkelanjutan, sehingga nanti benar-benar menjadi peneliti handal. Kemudian poin penting, harus diberikan apresiasi dan reward bagi yang juara. Hal ini agar mereka terpicu untuk terus berprestasi,” terang Isom.

Baca Juga:  Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

“Terakhir, jangan disia-siakan seluruh potensi dan kompetensi yang ada, dibranding, dipublish, supaya siswa-siswa madrasah kita benar-benar mandiri dan berprestasi. Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan menjadi jariyah, izzul Islam wa al Muslimin,” pungkasnya. (JN)

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB