Hadir memberikan arahan, Direktur KSKK Madrasah, Moh Isom Yusqi, menyampaikan tiga hal penting terkait pelaksanaan madrasah riset. Pertama, kegiatan Myres perlu dilakukan branding dengan baik, agar hasil penelitian dikenal publik dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Kedua, peserta yang sudah terpilih diberikan pembinaan dan pendampingan agar menjadi peneliti yang handal. Ketiga, perlu diberikan reward bagi peserta terpilih.
“Kegiatan Myres yang sudah dirancang ini sudah bagus. Termasuk juga ada KSM, Pramuka, Aksioma, dan lain-lain. Pokoknya segala sesuatu yang terkait dengan siswa untuk berprestasi, harus dihidupkan. Terkait dengan Myres, perlu ada branding agar masyarakat tahu. Lalu, perlu dilakukan pembinaan berkelanjutan, sehingga nanti benar-benar menjadi peneliti handal. Kemudian poin penting, harus diberikan apresiasi dan reward bagi yang juara. Hal ini agar mereka terpicu untuk terus berprestasi,” terang Isom.
“Terakhir, jangan disia-siakan seluruh potensi dan kompetensi yang ada, dibranding, dipublish, supaya siswa-siswa madrasah kita benar-benar mandiri dan berprestasi. Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan menjadi jariyah, izzul Islam wa al Muslimin,” pungkasnya. (JN)
Halaman : 1 2






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






