Wisata Megalitik Di Wilayah Semendo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Maret 2019 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Lokasi Kabuapten Muaraenim

Peta Lokasi Kabuapten Muaraenim

WIDEAZONE.COM, SEMENDO — Tinggalan megalitik di daerah Semendo  (Muaraenim) tersebar di berbagai situs arkeologi yang ada di Kecamatan Semendo Darat Laut, Darat Ulu dan Darat Tengah. Tinggalan ini diperkirakan berkembang pada masa neolitik sampai awal masa logam. Di wilayah ono banyak ditemukan tinggalan megalitik berupa batu datar, tetralith, batu tegak, batu payung dan dolmen.

Bentuk megalitik di wilayah Semendo tersebut diduga mempunyai hubungan yang erat dengan keadaan lingkungan dan tersedianya sumber bahan di sekitar situs megalitik. Hal ini bukanlah hal yang aneh, karena antara manusia, budaya dan lingkungannya merupakan kesatuan yang saling mendukung. Adapun bahan baku untuk pembuatan benda-benda megalitik di wilayah Semendo banyak tersedia di sepanjang aliran sungai, seperti sungai Air Sawat.

Baca Juga:  Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal "Sweeping" di Palembang

Tinggalan megalitik berupa tertalith di wilayah Semendo masih dalam bentuk batu yang utuh, tidak dilakukan pemangkasan dan susunannya menyerupai balok-balok batu besar. Susunan batu tertalith ini dalam tradisi megalitik banyak fungsi, anatara lain sebagi sarana pemujaan, sebagai sarana untuk melakukan musyawarah, sebagai sarana untuk pelaksanaan tari-tarian pada saat dilakukan upacara tertentu.

Baca Juga:  Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Keindahan wisata megalitik ini banyak ditemui di Desa Babadan, Dusun III Talang Jawa  berada di daerah Bukit Asahan dengan ketinggian 726 meter dari permukaan air laut. Kondisi permukaan tanahnya relatif dan dibatasi oleh jurang yang dalam, areal ini merupakan perkebunan kopi dan buah-buahan. Di kawasan ini terdapat Sungai Air Sawat dan Danau Kijang menambah pesona panorama keindahan alam.

 

 

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terbaru