Wisata Megalitik Di Wilayah Semendo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Maret 2019 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Lokasi Kabuapten Muaraenim

Peta Lokasi Kabuapten Muaraenim

WIDEAZONE.COM, SEMENDO — Tinggalan megalitik di daerah Semendo  (Muaraenim) tersebar di berbagai situs arkeologi yang ada di Kecamatan Semendo Darat Laut, Darat Ulu dan Darat Tengah. Tinggalan ini diperkirakan berkembang pada masa neolitik sampai awal masa logam. Di wilayah ono banyak ditemukan tinggalan megalitik berupa batu datar, tetralith, batu tegak, batu payung dan dolmen.

Bentuk megalitik di wilayah Semendo tersebut diduga mempunyai hubungan yang erat dengan keadaan lingkungan dan tersedianya sumber bahan di sekitar situs megalitik. Hal ini bukanlah hal yang aneh, karena antara manusia, budaya dan lingkungannya merupakan kesatuan yang saling mendukung. Adapun bahan baku untuk pembuatan benda-benda megalitik di wilayah Semendo banyak tersedia di sepanjang aliran sungai, seperti sungai Air Sawat.

Baca Juga:  Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Tinggalan megalitik berupa tertalith di wilayah Semendo masih dalam bentuk batu yang utuh, tidak dilakukan pemangkasan dan susunannya menyerupai balok-balok batu besar. Susunan batu tertalith ini dalam tradisi megalitik banyak fungsi, anatara lain sebagi sarana pemujaan, sebagai sarana untuk melakukan musyawarah, sebagai sarana untuk pelaksanaan tari-tarian pada saat dilakukan upacara tertentu.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Keindahan wisata megalitik ini banyak ditemui di Desa Babadan, Dusun III Talang Jawa  berada di daerah Bukit Asahan dengan ketinggian 726 meter dari permukaan air laut. Kondisi permukaan tanahnya relatif dan dibatasi oleh jurang yang dalam, areal ini merupakan perkebunan kopi dan buah-buahan. Di kawasan ini terdapat Sungai Air Sawat dan Danau Kijang menambah pesona panorama keindahan alam.

 

 

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB