WHO: Omicron Telah Masuk di 57 Negara

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

World Health Organization [WHO]

World Health Organization [WHO]

WIDEAZONE.com | World Health Organization [WHO] menyebutkan penyebaran varian baru COVID-19, Omicron telah memasuki 57 Negara. 

Dalam pernyataan resminya, Organisasi Kesehatan Dunia mengkhawatirkan bahwa ini dapat mendorong angka rawat inap di fasilitas kesehatan. Meski, belum ada laporan bahwa infeksi virus ini menimbulkan gejala yang parah.

“Bahkan jika tingkat keparahannya sama atau bahkan berpotensi lebih rendah daripada varian Delta, diyakini rawat inap akan meningkat jika lebih banyak orang terinfeksi dan akan ada jeda waktu antara peningkatan insiden kasus serta peningkatan kasus kematian,” ujar lembaga kesehatan global itu dikutip Straits Times, Kamis ]9/12/2021].

Baca Juga:  Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

WHO sendiri menegaskan bahwa sejauh ini penelitiannya mengenai Omicron berkesimpulan bahwa mutasi yang ada pada varian Omicron dapat mengurangi aktivitas penetralan antibodi. Ini berarti kekebalan alami manusia juga akan ikut berpengaruh.

“Ada kebutuhan lebih banyak data untuk menilai apakah mutasi yang ada pada varian Omicron dapat mengakibatkan berkurangnya perlindungan dari kekebalan yang diturunkan dari vaksin dan data tentang efektivitas vaksin, termasuk penggunaan dosis vaksinasi tambahan,” tambahnya.

Baca Juga:  DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Pada 26 November, WHO mengklasifikasikan varian Omicron, yang pertama kali terdeteksi di Afrika selatan, sebagai “variant of concern” atau varian yang mengkhawatirkan. Varian ini merupakan varian kelima yang memiliki sebutan seperti itu. Badan itu menyebut bahwa penyebaran virus ini kemungkinan besar didalangi oleh tingkat vaksinasi yang rendah

“Jumlah kasus COVID-19 yang dilaporkan di Afrika Selatan berlipat ganda dalam seminggu hingga 5 Desember, menjadi lebih dari 62.000 dan peningkatan sangat besar telah terlihat di Eswatini, Zimbabwe, Mozambik, Namibia dan Lesotho,” jelas WHO. [mr]

Berita Terkait

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terbaru