WhatsApp Down Selama 6 Jam, Aplikasi Pesaing Raup Keuntungan

- Jurnalis

Selasa, 5 Oktober 2021 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Medsos

Ilustrasi Medsos

PLATFORM media sosial Facebook pada Senin 4 Oktober 2021 malam sempat mengalami gangguan [down] sekitar enam jam.

Bahkan pada aplikasi tersebut tidak dapat memposting konten di Instagram. 

Hal itu juga memberikan impact kinerja Whatsapp terutama di luar Amerika Serikat [AS] yang kehilangan layanan pesan terenkripsi. 

Dikutip Bloomberg, Februari 2020 WhatsApp memiliki 2 miliar pengguna di seluruh dunia, selain itu aplikasi Facebook sendiri terhubung dengan 2,5 miliar pengguna. Hal tersebut menjadi metode default untuk menghubungi orang-orang di banyak negara, termasuk sekitar 400 juta pengguna di India.

Aplikasi perpesanan WhatsApp juga merupakan penunjang penting dalam dunia bisnis. Pada Oktober 2020 misalnya, Whatsapp mengklaim memiliki 175 juta di seluruh dunia, yang menggunakan aplikasi perpesanan tersebut, untuk kepentingan bisnis.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Tumbangnya WhatsApp, membuat akses komunikasi menjadi terganggu, permintaan pelanggan tidak tertangani, informasi atau pesan yang tidak mampu disebarluaskan, dan menggangu bisnis para pengguna.

Gangguan tersebut justru memberikan keuntungan bagi para pesaing aplikasi perpesanan terenkripsi, seperti Signal, Telegram, dan iMessage.

Menurut The Verge, gangguan Facebook selama 6 jam berdampak pada tingkat pendaftar baru aplikasi pesaing, salah satunya aplikasi perpesanan Signal, yang setara dengan Januari tahun ini. Bahkan sempat meningkat saat WhatsApp membuat kebijkan baru di awal 2021.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Seperti dilaporkan The New York Times, saat ini tim teknisi Facebook telah dikirim ke salah satu pusat data utama yang berlokasi di AS di California untuk memulihkan gangguan.

Facebook belum merinci penyebab pasti pemadaman, meskipun para ahli lain sudah mengatakan hal tersebut disebabkan adanya masalah terhadap teknologi jaringan BGP, atau Border Gateway Protocol.

Namun, masalah tersebut mampu diatasi dan aplikasi Facebook dapat diakses kembali oleh pengguna secara global.

Berita Terkait

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru