Waspada!! Tabung Gas LPG Oplosan Dijual di Minimarket, Bisnis SW Terendus Polisi

- Jurnalis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SW pelaku pengoplosan tabung gas LPG 3-12 Kilogram memperagakan mengoplos tabung tersebut di depan petugas dan awak media

SW pelaku pengoplosan tabung gas LPG 3-12 Kilogram memperagakan mengoplos tabung tersebut di depan petugas dan awak media

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | SW, pelaku pengoplosan gas LPG 3 hingga 12 kilogram terendus polisi, alhasil bisnis yang dilakoninya pun harus terhenti di persimpangan jalan.

Bisnis yang digelutinya tersebut berhasil memasok tabung gas LPG di Minimarket [Indomaret] dan toko-toko di kawasan Kabupaten Paling dan Muara Enim.

Pada Selasa 25 Juli 2023 lalu gudang pengoplosan tabung gas elpiji 3-12 kilogram milik SW yang berlokasi di Dusun 1 Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] digerebek.

Penggerebekan dilakukan unit 4 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel dipimpin langsung Kasubdit AKBP Bagus Suryo Wibowo SIK dan Panit 4 Ipda Hendri Prayudha SH MSi.

Alhasil, polisi berhasil menyita barang bukti ratusan tabung gas, 1 unit mobil grandmax, dan mengamankan satu pelaku berinisial SW warga Dusun 1 Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Muara Enim, Sumsel.

“Tersangka [SW] bukan agen atau pangkalan gas LPG, dan tidak memiliki izin dalam hal pengangkutan, penyimpanan, dan niaga serta pengolahan gas LPG bersubsidi 3 kg bersubsidi,” ujar Wadir Reskrimsus AKBP Putu Prayudha didampingi Kasubbid Penmas AKBP Yenni dan Kasubdit AKBP Suryo Wibowo dalam keterangan pada Rabu 9 Agustus 2023.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Dikatakan AKBP Putu, tersangka SW sudah menjalankan usaha gas LPG 3 kg bersubsidi dan 12 kg selama dua tahun, namun untuk kegiatan pengoplosan tabung gas LPG dari 3-12 kg sudah berjalan selama satu bulan.

“Untuk marketnya sendiri, SW menjual gas LPG bersubsidi 3-12 kg ke toko indomaret dan toko-toko di kawasan kabupaten Pali dan Muara Enim,” jelasnya.

Modus Operandi

Tersangka SW mengoplos tabung gas LPG 12 kg membutuhkan bahan berupa gas LPG 3 kg bersubsidi sebanyak 4 tabung, es batu sebagai media untuk mendinginkan suhu dan menambah daya turun gas, rubber seal, seal cap, serta yang terpenting adalah alat penyuntik [transfer] gas dan timbangan.

Modal yang di butuhkan untuk mengoplos tabung gas 12 kg sebesar Rp18 ribu dikalkulasikan dengan 4 tabung berjumlah Rp72 ribu.

Setelah menjadi tabung 12 kg baru dapat dipasarkan seharga Rp 200 ribu, sehingga keuntungan yang diperoleh tersangka sebesar Rp128 ribu per tabung.

Dari pengakuan tersangka, dalam satu minggu dapat memproduksi 10 tabung gas LPG 12 kg, sehingga dalam satu bulan dapat memproduksi tabung gas LPG 12 sebanyak 40 tabung dan keuntungan yang diperoleh tersangka SW dalam sebulan mencapai Rp5.120.000.

Baca Juga:  Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

“Tersangka SW akan dijerat dengan Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah dirubah dengan Pasal 40 angka 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja, ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan pidana denda paling banyak Rp60 Milyar,” tegasnya

Tersangka SW, jelas AKBP Putu, juga akan di kenakan 2 Pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 8 ayat (1) huruf b dan undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, ancaman hukuman idana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar.

Sementara itu, tersangka SW mengaku belajar cara mengoplos LPG tersebut melalui YouTube.

“Saya belajar secara otodidak menonton dari aplikasi YouTube, dan untuk tabungnya sendiri dipinjamkan oleh agen gas LPG yang resmi Pertamina,” sebutnya.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Berita Terbaru