Virtual Call Perawat Siloam, Gubernur Herman Deru: Kamu yang Tabah ya

- Jurnalis

Sabtu, 17 April 2021 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai bentuk dukungannya pada tenaga medis yang telah menjadi korban kekerasan itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru langsung menghubungi korban, pada Sabtu (17/4/2021) siang.

Sebagai bentuk dukungannya pada tenaga medis yang telah menjadi korban kekerasan itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru langsung menghubungi korban, pada Sabtu (17/4/2021) siang.

Herman Deru Komitmen Kawal Proses Hukum Korban 

SIMPATI dan dukungan kepada perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, yang menjadi korban kekerasan dari orang tua pasiennya sendiri, Cristina Ramauli Simatupang tak hanya mengalir dari netizen di seluruh penjuru Indonesia.

Viralnya kasus ini bahkan turut menyita perhatian dan simpati dari orang nomor satu di Sumsel H Herman Deru. 

Sebagai bentuk dukungannya pada tenaga medis yang telah menjadi korban kekerasan itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru langsung menghubungi korban, pada Sabtu (17/4/2021) siang. 

Herman Deru melakukan sambungan video call kepada Cristina yang tengah menjalani perawatan di RS Siloam Sriwijaya Palembang. 

Di awal cuplikan videonya, HD terlihat menanyakan kabar soal kondisi bagian kepala korban yang memar.

Selanjutnya HD turut memberikan kepeduliannya kepada perawat tersebut agar tetap tabah atas musibah yang melandanya.

Selain itu HD juga meminta Cristina tetap fokus pada proses penyembuhan fisik dan psikisnya. 

“Selamat siang menjelang sore Cristina apa kabarnya. Bagaimana kondisi kamu. Bapak lihat di TV di medsos kamu lagi ramai diperbincangkan. Kamu yang tabah yah. Tetap konsentrasi pada proses penyembuhan,” ujar HD menyabarkan korban. 

Baca Juga:  Sidang Kasus Vape Etomidate Mahasiswa Asal Jambi: Saksi Ungkap Peran Polisi Lacak Terdakwa

Dalam percakapan itu HD juga menginformasikan kepada Cristina agar lebih tenang karena saat ini pelaku penganiayaan sudah diamankan aparat Kepolisian.

Ia pun mengatakan pada Christina bahwa kasus sudah diproses oleh pihak berwenang. 

Sebagai seorang tenaga medis, HD meyakini bahwa Christina akan lebih mudah mengatasi penyembuhannya. Terpenting menurut HD saat ini Christina harus banyak beristirahat dan mengikuti semua arahan dari perusahaan tempatnya bekerja. 

Dalam kesempatan itu HD juga terlihat berusaha menghibur korban. Tampak dalam video call itu, Gubernur HD menyapa ibu korban yang sedang mendampingi Cristina.

Gubernur HD bahkan sempat menanyakan status Christina yang menurut ibunya berencana akan menikah bulan Oktober mendatang. 

“Jangan lupa undang Saya ya kalau nikah nanti. Ya sudah lekas sembuh ya Cristina semoga bisa cepat melayani masyarakat lagi,” ujar HD menutup video call. 

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Usai menyemangati perawat Cristina, Herman Deru juga sempat menanggapi kasus yang tengah viral tersebut.

Dikatakan HD, masyarakat mestinya tahu bahwa dalam menjalankan pekerjaannya tenaga medis juga merupakan manusia.

Karena itu jika ada hal-hal terkait pelayanan yang kurang berkenan, Ia mengimbau keluarga pasien hendaknya menanyakan dulu kejelasan persoalan. 

“Minimal konfirmasi ke atasannya,” jelas HD. 

Terkait kelanjutan masalah ini HD menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk dapat menindaklanjuti ini sesuai dengan pasal dan undang-undang yang berlaku terkait penganiayaan yang diderita Perawat RS Siloam. 

HD bahkan berkomitmen mengawal kasus ini. Karena berupa delik aduan, HD pun menyerahkan sepenuhnya kelanjutan kasus ini ke pihak keluarga korban serta institusi dimana tempat korban bekerja. 

“Semuanya balik lagi ke Cristina, keluarga dan perusahaan tempatnya bekerja. Karena Cristina yang menjadi korban memang personalnya tapi diakan sedang bekerja di institusi. Saya turut prihatin atas kejadian ini semoga tidak terjadi lagi,” pungkas HD. (Abror Vandozer/rel)

Berita Terkait

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB