UnIversitas Sriwijaya Masuk Dalam 50 Perguruan Tinggi Indonesia Paling Produktif dalam riset menurut Scopus

- Jurnalis

Kamis, 7 Februari 2019 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Dalam upaya mengembangkan riset Universitas Sriwijaya (Unsri) terus melakukan yang terbaik. Baru-baru ini Unsri masuk dalam 50 Perguruan Tinggi Indonesia paling produktif dalam riset menurut Scopus, dimana menduduki peringkat 20 besar.
Rektor Universitas Sriwijaya, Anis Saggaff mengatakan, dalam perangkingan perguruan tinggi banyak dilihat dari berbagai macam aspek, ada yang dari SDM, publikasi maupun research. Dan untuk Scopus dirangking dari segi publikasi. Dan saat ini Unsri sedang mendombrak masalah riset, sehingga Unsri masuk rangking top twenty (20) menurut Scopus,” ujarnya usai menghadiri Dialog Publik Pembangunan Manusia, di Graha Unsri, Rabu (06/02).
“Ya bagus, berarti dari sekian banyak ribuan riset, dan Unsri masuk peringkat 20 besar. Akan tetapi kami akan terus meningkatkan riset,” katanya.

Dikatakannya, pada tahun 2019 ini, pihaknya sedang memperbanyak riset dengan sistem outcome. Ini sesuai dengan permintaan Kemenristek-dikti bahwa riset tidak hanya output tetapi outcemo juga. Outcome di dalam kegiatan pendidikan menurut Lauren Kaluge (2000), yakni efek jangka panjang dari proses pendidikan misalnya pendidikan lebih lanjut, prestasi dan pelatihan berikutnya, kesempatan kerja, penghasilan serta prestise lebih lanjut.
“Jadi kita utamakan riset outcome sehingga masyarakat bisa menikmati hasilnya, dan ini tidak hanya paper saja, karena paper salah satu indikator. 2019 seluruh riset outcome. Syukur-syukur hasil karyanya bisa menguntungkan Unsri,” jelasnya.

Lanjutnya, sejuah ini Unsri sudah banyak riset dengan outcome, dicontohkannya, kedokteran Unsri ada 7 produk yang sekarang sedang menunggu paten dan ini sudah kita proses, dimana produk tersebut ialah ikan seluang dibuat menjadi obat osteoporosis dengan kadar 450, padahal kalau membeli diluar kadarnya hanya 300, pihaknya akan kerjsana dengan pabrik obat. “Ada satu lagi riset kita, yaitu herbal dari ingeneering Fakultas Teknik dengan cara kita masukan satu alat ke sungai yang kotor dan nanti pada saat keluar airnya bisa diminum, sementara jumlah dananya kita sesuaikan,” ujarnya.
Segala proses outcome tersebut juga akan ditanggung biaya operasionalnya sesuai dana tersedia. “jumlah dana akan dikeluarkan sesuai dana unsri. Untuk rencana tahun depan research akan ada rapat sabtu ini, ada bidikan research yang bisa dinikmati masyarakat. Semua profesor unsri ditantang membuat sepeda air. kenapa, karena kita adalah daerah perairan. Ada yang tinggalnya menyebrangi sungai, jadi sepeda air bisa dimanfaatkan. Untuk mahasiswa juga, siapa yang bisa silahkan. unsri akan mendanai.” tutupnya(hasan basri)

Baca Juga:  Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terkait

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar
Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:58 WIB

Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:46 WIB

Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Berita Terbaru

Institut Nalar Publik

Opini

Demokrasi di Indonesia : Antara Ada dan Tiada

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:46 WIB