WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Boom Baru Palembang, selalalu meningkatkan perhatiannya ke pada para pekerjanya di lapangan.
Kepala Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS, mengatakan akan selalu memperhatikan tiap kebutuhan pekerjanya.
“Terutama ke pada mereka yang bekerja, baik dari rumah menju ke lokasi kerja, maupun mereka yang berada dalam radius pekerjaan di pelabuhan,” kata Unif didampingi wakilnya Ahyani, di ruang kerjanya, Minggu (14/7/2019).
Apabila mereka mengalami kecelakaan kerja, katanya, Koperasi TKBM akan segera memberi bantuan untuk mengatasi kecelakaan yang dialami pekerja.
“Jika ada yang mengalami kecelakaan, mereka akan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Unif, tersenyum.
Soal berapa bantuan Koperasi TKBM ke pada pekerjanya, Unif mengatakan akan diberikan setelah ada masukan dari dokter yang merawatnya.
Menurut Unif, tiap bagian tubuh pakerjanya akan diperhitungkan dan dibayar sesuai nilai organ tubuh, dikali nilai upah, dikali 60 bulan.
Misalnya, kata Unif, apabila ada jarinya terpotong, apabila dokter mengatakan harus “dibayar” sekian, maka nilai itulah dikalikan dengan upah, dikali 60 bulan masa kerjanya.
“Apabila mereka masih bisa bekerja, kami akan memberikan peluang seluasnya ke pada mereka,” papar Unif.
Yang membayar nilai kecelakaan itu, katanya, asuransi kecelakaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Terkait masalah biaya asuransi, Koperasi TKBM telah membayarnya ke BPJS. Karena itu ketika ada pekerjanya yang mengalami kecelakaan, biaya bantuan itu langsung dikucurkan BPJS, setelah diurus oleh manajemen koperasi TKBM.
Meski demikian, pihaknya tidak mengharapkan adanya kecelakaan yang dialami pekerja. Unif juga meminta pekerjanya untuk waspada dan hati-hati ketika menghadapi pekerjaan. Sebab risiko yang akan dihadapi saat berhadapan dengan medan pekerjaan adalah nyawa.
Karena itu para pekerja TKBM harus menghimpum konsentrasi yang maksimal, sehingga ketika bekerja mereka akan memperoleh hasil maksimal dan pulang ke rumah tanpa mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.
Terkait kecelakaan itu, Unif meminta agar para pekerjanya segera dilibatkan dalam program pelatihan ketenagakerjaan.
“Ini sangat penting. Dalam pelatihan dan pendidikan kerja, banyak sinyal yang harus dipahami pekerja agar mereka terhindar dari petaka kecelakaan,” katanya.
Sejumlah sinyal yang harus dipahami ialah istilah-istilah dalam bahasa Inggris. Misalnya, danger (bahaya), head dan lain sebagainya. Ini penting dipahami pekerja. “Dengan memahami itu, frekuensi kecelakaan akan kecil terjadi terhadap pekerja kami,” ujar Unif menutup perbincangan. (abror vandozer/anto narasoma)






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






