WIDEAZON.COM, PALEMBANG — Terpuruknya nilai pendidikan di Sumatera Selatan, menjadi pertanyaan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Palembang (Disdiknas) Ahmad Zulinto.
Tak tercantumnya hasil ujian nasional di catatan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) Kemendikbid, justru tak masuk akal sejumlah guru di Palembang.
“Rasanya tak masuk akal apabila nilai ujian nasional kita tidak tercatat di IIUN Kemendikbud. Setahu saya, nilai pendidikan kita sangat refresentatif. Secara integritas, nilai yang kita capai cukup baik,” ujar Zulinto, Sabtu (27/6/2019).
Jika mengacu ke prinsif integritas, kata Zulinto, tiap sekolah yang melaporkan hasil ujiannya cukup membanggakan dia. “Karena nilai anak-anak didik sudah bagus, kok.”
Karena itu Zulinto mempertanyakan secara integritas, mengapa nilai anak didik di Sumsel tidak tercatat di Kemendikbud?
Tak hanya prestasi anak sisik di sekolah negeri, mereka yang berkiprah di sekokah swasta pun nilainya sangat baik. Karena itu Zulinto berani berkukuh untuk menyatakan, nilai sekolah di Kota Palembang sangat bagus.
Menanggapi pertanyaan apakah anjloknya nilai ujian nasional dunia pendidikan di Sumsel kurang perhatian dari Disdiknas Sumsel, Zulinto tak bersedia mengomentarinya.
“Saya tidak ingin menanggapi itu. Sebab, secara prinsip, itu bukan kewenangan kami,” ujar Zulinto ke pada Wideazone.com, Sabtu (27/6/2019). (abror vandozer)








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

