“TAK TERCATAT DI IIUN KEMENDIKBUD, NILAI KOTA PALEMBANG BAGUS, KOK?”

- Jurnalis

Sabtu, 29 Juni 2019 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H.Ahmad Zulinto. S.Pd. MM, KADISDIKNAS PALEMBANG

H.Ahmad Zulinto. S.Pd. MM, KADISDIKNAS PALEMBANG

WIDEAZON.COM, PALEMBANG — Terpuruknya nilai pendidikan di Sumatera Selatan, menjadi pertanyaan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Palembang (Disdiknas) Ahmad Zulinto.

Tak tercantumnya hasil ujian nasional di catatan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) Kemendikbid, justru tak masuk akal sejumlah guru di Palembang.

“Rasanya tak masuk akal apabila nilai ujian nasional kita tidak tercatat di IIUN Kemendikbud. Setahu saya, nilai pendidikan kita sangat refresentatif. Secara integritas, nilai yang kita capai cukup baik,” ujar Zulinto, Sabtu (27/6/2019).

Baca Juga:  Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan

Jika mengacu ke prinsif integritas, kata Zulinto, tiap sekolah yang melaporkan hasil ujiannya cukup membanggakan dia. “Karena nilai anak-anak didik sudah bagus, kok.”

Karena itu Zulinto mempertanyakan secara integritas, mengapa nilai anak didik di Sumsel tidak tercatat di Kemendikbud?

Tak hanya prestasi anak sisik di sekolah negeri, mereka yang berkiprah di sekokah swasta pun nilainya sangat baik. Karena itu Zulinto berani berkukuh untuk menyatakan, nilai sekolah di Kota Palembang sangat bagus.

Baca Juga:  Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Menanggapi pertanyaan apakah anjloknya nilai ujian nasional dunia pendidikan di Sumsel kurang perhatian dari Disdiknas Sumsel, Zulinto tak bersedia mengomentarinya.

“Saya tidak ingin menanggapi itu. Sebab, secara prinsip, itu bukan kewenangan kami,” ujar Zulinto ke pada Wideazone.com, Sabtu (27/6/2019). (abror vandozer)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Tempat Sampah Terbakar! Kobaran Api Merambat ke Area Rawa Macan Lindungan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Berita Terbaru