Tak Etisnya Perilaku Kadin DPMD, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Pali Kecewa

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2020 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Pali, Hoirillah

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Pali, Hoirillah

WIDEAZONE.COM, PALI — Setelah menuangkan kekecewaannya terhadap kinerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Hoirillah Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melayangkan nota protes kepada Bupati PALI agar membina kepala OPD yang dimaksud.

Sebab, menurut Hoirillah bahwa tidak sepatutnya seorang kepala OPD menolak wakil rakyat untuk lakukan koordinasi.

“Kami layangkan nota sebagai bentuk protes kami terhadap pelayanan di DPMD. Kami sayangkan, sebab di sini tidak ada komunikasi baik antar lembaga. Dalam nota protes itu, kami meminta Bupati membina bawahannya dalam hal ini kepala DPMD, karena apa yang kami lakukan bentuk nyata dalam memperjuangan aspirasi rakyat,” tandas wakil ketua Komisi I DPRD PALI itu, Senin (16/3/20).

Diketahui sebelumnya bahwa Ketua fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sekaligus Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI, Hoirillah mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) yang dinilainya kurang terbuka untuk diajak berkoordinasi.

Ungkapan kekecewaan itu disampaikannya langsung usai rapat paripurna DPRD.

Diceritakan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Pali, rasa kecewa bermula saat dirinya bermaksud berkoordinasi dengan kepala DPMD PALI dalam menyelesaikan permasalahan pemilihan Badan Permusyawarahan Desa (BPD) di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi.

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

” Pada pemilihan BPD desa tersebut terdapat masalah, adanya BPD terpilih yang pemilihannya telah dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2019 lalu, tetapi hingga pertengahan bulan Maret 2020 belum kunjung dilantik,” ungkap Hoirillah.

“Dengan adanya permasalahan itu, kami bersama panitia pemilihan serta BPD terpilih Desa Benuang datang ke kantor DPMD minggu lalu. Tetapi saat sampai, kepala DPMD sedang ada tamu dan kami disuruh menunggu. Tetapi setelah tamu itu keluar sekitar 20 menit kami menunggu, ada pemberitahuan dari salah satu staff DPMD bahwa kami disuruh menghadap Kabidnya, bukan diterima langsung kepala DPMD,” ucap Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Pali dengan raut wajah kecewa.

Tentu atas sikap itu, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Pali merasa tidak dihargai. Pasalnya kedatangan dirinya ke kantor DPMD untuk berkoordinasi mencari solusi dalam memecahkan masalah tersebut.

“Atas kejadian ini, kami berharap jadi contoh OPD lain untuk selalu terbuka menerima tamu. Terlebih saya ini wakil rakyat yang berkewajiban menyampaikannya aspirasi rakyat,” tuturnya.

Pada permasalahan BPD di Desa Benuang, diakui Hoirillah kurangnya sosialisasi dari pihak DPMD aturan atau Perda tentang pemilihan BPD.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

“Dan masalah pemilihan BPD bukan hanya ada di Desa Benuang saja, tetapi ada beberapa desa juga mengalami hal sama. Kami sarankan kepada DPMD untuk mensosialisasikan aturan pemilihan BPD, jangan sampai sudah pemilihan baru disampaikan aturannya,” sarannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pali, H Asri AG juga sebelum mengakhiri rapat paripurna juga menyinggung masalah kurang terbukanya pelayanan yang dilakukan kepala DPMD.

“Kami berharap ini jadi pelajaran kita semua, dan kami menginginkan DPMD secepatnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait pemilihan BPD,” harap ketua DPRD Pali.

Terpisah, A Gani Ahmad selaku Kepala DPMD Pali secara tegas menyatakan bahwa tidak ada maksud dirinya menolak kedatangan ketua fraksi PDI-P PALI.

“Kejadian ini hanya miss komunikasi saja. Saat kejadian itu, memang saya tengah menerima tamu, lalu saya perintahkan staf untuk menunggu sembari menunggu kedatangan kepala bidang (Kabid) untuk memberi penjelasan. Mungkin saja, staf saya itu salah dalam penyampaian sehingga Ketua fraksi PDI-P tersinggung. Atas kejadian ini, saya meminta maaf dan sekali lagi tidak ada maksud saya menolak wakil rakyat,” jelas A Gani.

Laporan Nanang

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB