Sumsel Zona Kedua Darurat Narkoba di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 29 Juli 2021 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu saat diwawancarai pada kanal youtube Catatan Jurnalis Riza Fahlevi

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu saat diwawancarai pada kanal youtube Catatan Jurnalis Riza Fahlevi

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Narkoba merupakan musuh kita semua, berdasarkan data dari penelitian yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (LIPI-BNN) di tahun 2019 angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba Nasional berada pada 2,4 persen tapi untuk Sumatera Selatan (Sumsel) lima (5) persen dua kali lipat dari angka prevalensi Nasional.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono saat diwawancarai dalam kanal youtube Catatan Jurnalis Riza Fahlevi, Rabu (28/7/2021).

“Artinya 10 ribu warga Sumsel, 500 di antaranya pernah terkontaminasi Narkotika, ini sangat memprihatinkan. Ini persoalan kita bersama, maka dari itu kami menggandeng seluruh stak holder yang ada untuk mengeroyok narkoba,” ungkap Kombes Heri Istu.

Baca Juga:  Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Dikatakan Kombes Heri, kalo tagline (jargon) saya “Ayo Keroyok Narkoba, Ayo Kita Lawan Narkoba” tapi juga kita sesuaikan dengan penyampaian pak Kapolda “Melawan Narkoba itu JIHAD”. “Dan itu menjadi spirit kami dalam menumpas dan memerangi Narkoba,” tegasnya.

Sesuai dengan undang undang Narkoba pasal 104 hingga 109 dalam hal partisipasi dan peran masyarakat, ujar Kombes Heru, sangat dibuka peluangnya baik dalam hal pencegahan dan pemberantasan dengan cara melapor. “Kami sendiri melihat angka lima persen merupakan titik keprihatinan. Kita harus peduli, kita bersama sama dengan setiap elemen masyarakat pada 23 Juni 2021 kemarin, melaunching Forum Komunitas Virtual MangPedeka Bersinar,” jelasnya.

Baca Juga:  Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan

Forkom Virtual MangPedeka Bersinar bertujuan menyatukan, menyamakan semua persepsi, visi misi kepada semua pihak stakeholder termasuk penggiat masyarakat yang peduli terhadapa permasalahan narkoba khususnya di wilayah Sumsel untuk menyikapi keprihatinan lima persen tadi. “Kalo tidak dikeroyok maka tidak akan turun. Wilayah kita itu dari lima Provinsi di Indoneisa menurut penelitian BNN bersama LIPI, Sumsel menduduki nomor dua darurat Narkoba, nomor satu Sumatera Utara dan ketiga adalah DKI Jakarta. Ini suatu keprihatinan kita bersama,” paparnya dengan menegaskan.

Berita Terkait

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Berita Terbaru