banner 2560x598

banner 2560x598

Sumsel Dapat Jatah 10 Ribu Rumah di 2022

  • Bagikan
Ilustrasi properti
Ilustrasi properti
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia [Apersi], melakukan penandatangan MoU dengan Bank BRI.

Kegiatan berlangsung di sekretariat DPD Apersi Sumatera Selatan [Sumsel], Jumat [3/12].

Kerjasama terkait dengan kredit rumah bersubsidi dan komersil antara DPD Apersi Sumsel dan BRI cabang Palembang.

Kerjasama ini sendiri ditandatangani ketua DPD Apersi Sumsel Ir Syamsu Rusman bersama pimpinan cabang KC Palembang A Rivai, Romdon Dwi Prihartono.

Ketua Apersi Syamsu Rusman mengatakan, MoU ini sendiri diprakarsai oleh BRi Se- Indonesia.

Di mana juga melibatkan PT Tapra yang terkait dengan perumahan. PT Tapra memiliki biaya perumahan dan Bank BRI sebagai pelaksana penyelenggara dana kredit perumahan subsidi dan komersial. Dan terkait Apersi sebagai pelaksana kerja.

Dan pada tahun ini 2022, Sumsel diharapkan mendapat 10 ribu kuota perumahan subsidi dan non subsidi.

Rusman juga menyatakan apa yang dilakukan Apersi, Tapera dan BRI ini sendiri telah melakukan kerjasama yang baik selama ini. Dimana sudah melakukan kelancaran bagi warga yang belum memiliki perumahan, serta bisa mengurangi deadlick kepemilikan rumah bagi karyawan, PNS, kepolisian, TNI dan masyarakat umum lainnya.

Sedangkan pimpinan cabang BRI A Rivai, Romdon Dwi Prihartono menilai kerjasama ini antara lain memperbaharui hubungan yang sudah terjalin selama ini.

“Dan kerjasama ini sendiri juga sudah diperbaharui dengan BRI pusat. Dimana diharapkan nantinya Sumatera Selatan melalui Tapera mendapatkan kuota perumahaan. Namun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Dia juga menyebut untuk tahun 2022, kuota perumahan yang akan diberikan sebanyak 200 ribu unit.

Sedangkan  Sumsel sendiri akan mendapatkan sekitar 10 ribu unit melalui kerjasama Apersi dan BRI.

Peruntukkannya pun menurut Romdon yang selaras dikatakan Syamsu juga akan dibangun perumahan tipe komersil.

Namun demikian diharapkan untuk rumah subsidi akan lebih banyak dibanding dengan rumah tipe subsidi.

Di bagian lain Romdon, juga menyebut bunga yang akan diberikan tetap sama dengan bunga vank.pada umumnya. Jadi tidak akan memberatkan konsumen. [red]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *