Sosialisasi Silacak TLI: Kapuskes Guslina Harap Kerjasama Seluruh Lapisan Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 28 Mei 2021 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Silacak TLI: Kapuskes Guslina Harap Kerjasama Seluruh Lapisan Masyarakat

Sosialisasi Silacak TLI: Kapuskes Guslina Harap Kerjasama Seluruh Lapisan Masyarakat

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR — Guna menekan angka meningkatnya jumlah masyarakat yang terpapar COVID-19 di kecamatan Indralaya Selatan, Puskesmas Tebing Gerinting telah melaksanakan Vaksinasi bagi tengah kesehatan (Nakes) dan Lansia.

Hal itu disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Tebing Gerinting, Guslina SKM saat melakukan Sosialisasi Silacak TLI (Telusuri, Lacak, Isolasi) lintas sektor yang dihadiri Kades se Kecamatan Indralaya Selatan, TNI-Polri, Perangkat Desa, dan Bidan, Kamis (27/5/2021).

“Hari ini, kami masih melakukan vaksinasi untuk para guru yang akan dilanjutkan dalam waktu dekat menyasar kepala desa beserta perangkatnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Dikatakan Guslina, diselenggarakannya sosialisasi tersebut, diharapkan adanya kerjasama dari Kades, perangkat desa, Bidan desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan seluruh masyarakat dalam memberikan laporan secepatnya jika terdapat warga yang terpapar COVID-19. “Serta ikut mengawasi pasien saat melakukan Isolasi mandiri, dan memastikan pasien tidak bepergian sehingga tidak menambah angka jumlah yang terpapar,” harap Kapuskes Tebing Gerinting ini.

Instansi yang terlibat dalam Silacak TLI ini, ujar Gustina adalah Kapuskes, dokter, bidan desa, TNI, Polri. “Kita akan tanggap dan terjun ke lapangan jika terdapat laporan dari desa yang terinfeksi atau terpapar COVID,” terangnya.

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Sementara itu, Yuniarti Dewi sebagai Narasumber dari Dinkes mengatakan bahwa jumlah masyarakat yang terpapar 310 orang, sembuh 271 orang dan 24 orang meninggal dunia. “Alhamdulillah Ogan Ilir masih dalam kondisi risiko rendah begitu juga dengan Kecamatan Indralaya Selatan dalam zona Hijau, ini tetap dapat dipertahankan dengan memastikan kerjasama antara pihak Kesehatan dengan seluruh masyarakat serta selalu mematuhi 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” imbaunya.

Laporan Rosita Dewi

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
Ketua DPRD dan Wali Kota Prabumulih Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan dan Aksi Donor Darah
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Lidyawati Cik Ujang Ajak Pelajar Sumsel Jaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Ketua DPRD dan Wali Kota Prabumulih Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan dan Aksi Donor Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terbaru