SOAL DISTRIBUSI PUPUK, HARUS DICARI JALAN KELUARNYA

- Jurnalis

Rabu, 9 Januari 2019 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM – SUMSEL, BAGI wakil rakyat sejati, ketika menyaksikan masyarakat menghadapi persoalan sosial, ia akan cemas dan gelisah.

Calon anggota DPRD Sumsel dari Partai PDI Perjuangan Daerah Pemilihan 3 (Ogah Ilir-Ogan Korting Ilir)  dengan Nomor Urut 2, Muhammad Arif Trijaya Arlan ST MM, sedih menyaksikan warga petani yang kesulitan menghadapi pupuk untuk pertanian mereka.

“Saya sangat sedih menyaksikan warga OKI yang kesulitan mencari pupuk untuk pertanian mereka. Padahal mereka sudah menyiapkan uang untuk membeli pupuk yang dijanjikan tengkulak,” ujar Arif kepada wartawan Wideazone.com, Selasa (8/1/2019).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Pupuk yang dibutuhkan petani
Pupuk yang dibutuhkan petani

Dari keprihatinannya yang mendalam itulah, jika kelak Arif memperoleh kehormatan menjadi anggota legislatif Sumatera Selatan, program pertama yang dilakukannya adalah membantu masyarakat petani ke luar dari kesulitan itu.

“Memang, petani-petani kita ini seringkali menghadapi persoalan prinsip seperti itu,” ujarnya.

 

Pemupukan Sawah
Pemupukan Sawah

Menurut Arif, hal-hal prinsip yang biasa dihadapi petani adalah masalah bibit tanaman, pengairan dan pupuk. Kerena itu, terkait tiga hal tersebut, Arif berusaha keras mencari solusi terbaik agar petani-petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir dapat terbebas dari tiga prinsip tersebut.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

“Saya akan berusaha keras untuk membantu melepaskan petani masalah itu,” ujarnya.

M. Arief Trijaya Arlan, ST, MM
M. Arief Trijaya Arlan, ST, MM

Para petani, katanya, dinilai para tengkulak merupakan pihak yang seenaknya ditindas. Mereka bisa saja bekerjasama dengan warga setempat untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya.

“Makanya mereka mempermainkan distribusi pupuk, benih unggulan dan program pengairan sawah,” katanya.

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru