Menurut Kepala Sekolah Memengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Palembang Drs H Zulkarnain MT, dirinya menyambut baik apabila huruf ulu dimasukkan sebagai program muatan lokal di sekolah-sekolah menengah.
Sebagai warga Sumatera Selatan sangat wajib untuk melestarikan warisan budaya nenek moyangnya. Karena itu Zulkarnain meminta agar huruf ulu itu disosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat. Setelah diketahui warga Sumsel, maka para pakar memberikan pelatihan ke pada para guru. “Dengan mengetahui dan memahami huruf tersebut, barulah diupayakan sebagai pelajaran muatan lokal di sekolah,” katanya.
Menurut Zulkarnain, di Jawa memiliki huruf ha na ca ra ka (ho no co ro ko), Sama seperti di Jawa, masyarakat Bali dan juga Bugis telah lebih dahulu melestarikan dan mengembangkan huruf tradisi peninggalan nenek moyang mereka.
Sementara itu, pakar huruf oeloe, Achmad Rapanie Igama, mengatakan siap untuk melakukan sosialisasi dan pengembangan aksara oeloe ke masyarakat. “Bahkan saya pun siap memberikan pelatihan ke para guru di sekolah,” kata Rapanie.
Sebagai pihak yang memahami aksara oeloe, katanya, ia akan selalu siap membantu dunia pendidikan. Artinya, untuk program pelajaran muatan lokal, Rapanie akan memberi ruang seluas-luasnya.
Menurut Rapanie, huruf oeloe, yang juga dikenal sebagai surat oeloe, merupakan warisan budaya nonbenda nenek moyang Sumsel. Karenanya Rapanie dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan selalu komitmen untuk menyosialisasikan huruf ini agar masyrakat benar-benar memahami bahwa nenek moyang mereka telah mewariskan tradisi menulis dengan aksara oeloe.
Laporan Abror Vandozer/ Miska Rini
Editor Anto Narasoma





![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-225x129.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-225x129.jpg)

![Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDIP, Andreas Okdi Priantoro [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-129x85.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

