SKK Migas-Prima Energy Northwest Natuna: Persetujuan Revisi PoD I Lapangan Minyak AAL

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revisi PoD [Plan of Development] I untuk Lapangan Minyak Ande-Ande Lumut [AAL].

Revisi PoD [Plan of Development] I untuk Lapangan Minyak Ande-Ande Lumut [AAL].

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi [SKK Migas] bersama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama [KKKS] Prima Energy Northwest Natuna Pte Ltd [PENN] telah menyelesaikan pembahasan revisi PoD [Plan of Development] I untuk Lapangan Minyak Ande-Ande Lumut [AAL].

Revisi PoD tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri ESDM pada 5 Maret 2024. Lapangan Minyak AAL termasuk lapangan dengan karakteristik minyak berat yang terletak di perairan Laut Natuna Barat, 20 km dari perbatasan Malaysia dan berjarak sekitar 260 km dari daratan terdekat [Matak, Anambas].

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Benny Lubiantara, di Jakarta, Rabu 27 Maret 2024 menyampaikan, pengembangan Lapangan Minyak AAL merupakan pengembangan lapangan yang lumayan challenging di samping faktor lokasi yang remote dan di wilayah perbatasan. “Sifat minyak pada reservoir tersebut adalah jenis heavy oil serta ada kecenderungan lapisan tersebut memiliki masalah kepasiran [sand problem] yang memerlukan penanganan khusus sehingga biaya operasional yang dibutuhkan relatif tinggi,” ungkapnya.

Lapangan AAL menjadi salah satu harapan untuk meningkatkan produksi minyak nasional, mengingat kebutuhan minyak terus meningkat. Lapangan AAL juga akan menjadi salah satu tulang punggung dalam upaya mencapai target produksi minyak 1 juta barel.

Upaya mitigasi risiko berkaitan hal-hal tersebut dituangkan di dalam revisi PoD ini dimana pelaksanaan proyek dilakukan dalam 2 tahap. Skenario fasilitas produksi menggunakan CPP [Central Production Platform] dan FSO [Floating, Storage, and Offloading]. Konsep ini merupakan perubahan dari konsep sebelumnya yang menggunakan WHP (Well Head Platform) dan FPSO [Floating, Production, Storage, and Offloading]. Tahap awal pengembangan AAL akan melibatkan pemasangan jaket platform dan pengeboran 7 sumur produksi horizontal untuk memproduksi minyak dari kedua lapisan [K dan G sand].

Baca Juga:  Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Sementara itu, CEO Prima Energy Northwest Natuna, Pieters Utomo, menegaskan bahwa PENN akan terus berkomitmen mengembangkan Lapangan Minyak AAL ini hingga mencapai produksi pada akhir tahun 2026 dengan target produksi sebesar 20.000 bopd.

Tantangan dari Lapangan Minyak AAL ini adalah berupa reservoir yang unconsolidated sand dan heavy oil, sehingga memerlukan pengeboran sumur horizotal yang panjang dan lower completion well yang khusus agar bisa membatasi produksi air dan pasir. Kami yakin bahwa dengan menggunakan teknologi baru yang telah terbukti dari lapangan minyak berat lainnya akan berhasil untuk Lapangan AAL.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas atas kolaborasinya sehingga tercapai persetujuan revisi PoD Lapangan Minyak AAL, kerjasama akan kami lanjutkan agar proyek ini berjalan lancar sesuai dengan rencana.” tambahnya.

PENN juga akan melakukan studi lebih lanjut terkait kegiatan eksplorasi terhadap prospek-prospek yang ada untuk menambah cadangan dan sumber daya di Wilayah Kerja Northwest Natuna.

Baca Juga:  Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

Tentang Prima Energi 

PT Bumi Pratiwi Hulu Energi [selanjutnya disebut “Prima Energi”] adalah perusahaan eksplorasi dan produksi [E&P] lokal di Indonesia yang baru berdiri pada tahun 2021, berpusat di Jakarta dan saat ini telah memiliki dua Wilayah Kerja sebagai operator 100% yaitu Bawean dan Northwest Natuna.

Prima Energi berkomitmen untuk memberikan solusi yang andal, efisien, dan bertanggung jawab untuk industri hulu minyak dan gas. Dengan fokus pada eksplorasi, pengembangan, dan produksi, kami berdedikasi untuk membantu Indonesia memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi  https://prima-energi.id/.

Tentang Lapangan Minyak AAL WK Northwest Natuna

Penemuan Lapangan Minyak AAL dimulai dengan dilakukannya pemboran eksplorasi sebanyak 4 sumur. Sumur pertama AAL-1X dibor pada tahun 2000, diikuti sumur AAL-2X dan AAL-3X pada tahun 2006, serta 1 sumur appraisal AAL-4X dibor pada tahun 2016. Dari hasil DST [Drill Steam Tests] yang dilakukan sebesar 1.220 BOPD minyak dengan 15° API di Lapisan K sand dan sebesar 800 BOPD dengan 12° API di lapisan G sand. Lapangan Minyak AAL memiliki perkiraan volume in place sebesar 214 MMSTB [K and G2 sand] dan diperkirakan dapat memproduksi minyak sebesar 42,7 MMSTB. [AbV/red]

Berita Terkait

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:25 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11 WIB

BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Berita Terbaru