Sistem UTBK

- Jurnalis

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anis : UTBK Bukan Hal Yang Horor Hanya Ujian Biasa

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG –Penerimaan mahasiswa baru tahun depan mengalami perubahan. Tak hanya penyelenggara tapi juga jenis tesnya.Jika sebelumnya tes masuk PTN dilaksanakan oleh Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri atau Panpus SNPMBPTN, maka tahun ini proses penerimaan akan dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Sebagai lembaga yang ditunjuk LTMPT memberlakukan system Ujian Tertulis berbasis computer (UTBK) pada SBMPTN 2019, hal ini salah satu upaya untuk menimallisir kecurangan.

Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE mengatakan, penggunaan sistem UTBK dinilai memiliki banyak keuntungan seperti menghindari tindakan joki karena soal akan diacak setiap peserta.

Baca Juga:  Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus


“Dengan sistem UTBK, kebocoran soal juga tidak akan terjadi karena tidak ada lagi sistem pengangkutan soal,” ungkapnya, Kamis (17/01/2019).

Dijelaskan Anis, peralihan ke UTBK juga sebagai upaya menjawab tantangan zaman now yang serba berteknologi. Selain itu, UTBK juga memberikan keuntuangan dimana pelaksanaan tes lebih cepat, lebih jujur, lebih hemat karena tidak menggunakan kertas dan lebih minim terjadinya kecurangan.”Kita optimis bisa melaksanakan UTBK 100 persen. Kita memiliki lebih dari seribu komputer yang bisa digunakan untuk pelaksanaan UTBK,” ungkapnya.

Selain itu menurut Anis, Pelaksanaan UTBK lebih difokuskan untuk menilai sejauh mana kesiapan peserta SBMPTN menghadapi perkuliahan di kampus. Untuk itu, UTBK SBMPTN 2019 memiliki dua materi ujian antara lain Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan kelompok ujian Saintek dan Soshum.
Tes Potensi Skolastik bertujuan mengukur kemampuan kognitif peserta atau kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting untuk keberhasilan menempuh pembelajaran di perguruan tinggi.“ TKA mengukur pengetahuan peserta akan materi yang telah diajarkan di sekolah. Materi TKA terdiri atas sejumlah soal yang mengukur Higher Order Thinking Skills (HOTS),”terangnya

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Kendati demikian, Anis menghimbau, masyarakat agar tidak menjadikan UTBK sebagai hal yang horor. Menurutnya UTBK adalah ujian biasa namun hanya menggunakan komputer saja,”tutupnya (Hasan Basri)

Berita Terkait

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian
Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:47 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:50 WIB

PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB