PELAKSANAAN berpuasa Ramadhan 1442 Hijriah tahun ini, pekerja Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Palembang, harus mampu mengelola emosi secara bijak.
WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ketua Primer Koperasi TKBM Pelabuhan Palembang Muhammad Unif AS, mengatakan sebagai umat Islam memang harus mampu menata emosi secara bijak.
Sebab, kata Unif, selama melaksanakan puasa Ramadhan, sebaiknya para anggota TKBM dapat mengelola emosi sebaik-baiknya. “Jangan sampai ketika bekerja, ada sesuatu yang tidak dikehendaki, maka emosinya memuncak. Ini tidak baik,” ujar Unif kepada wartawan media ini, Minggu (18/4/2021).
Menurut sosok ketua yang telah banyak membangun kemajuan bagi Koperasi TKBM Pelabuhan Palembang itu, mengahadapi situasi pekerjaan di lapangan, emosi pekerja rawan terpicu kemarahan.
Karena itu Unif meminta, disaat tengah menghadapi pekerjaan lebih banyak beristighfar. “Mengucapkan zikir dan beristighfar sangat baik. Semakin banyak kita mengucapkan lafal Allah, Insya Allah kita akan terhindar dari perilaku buruk,” kata Unif.
Sebagai seorang muslim, katanya, nilai-nilai terbaik yang dilakukan adakah berzikir dan beristighfar. Dengan zikir dan istighfar, keselarasan bekerja akan menghasilkan karya yang baik.
“Orang selalu berzikir dan beristighfar akan berpengaruh ke dalam perilakunya. Dengan demikian emosinya akan tertata dengan baik,” ujar Unif.
Karena itu dalam tiap melaksanakan upacara setiap Senin, Unif selalu mengarahkan nilai-nilai terbaik kepada anggotanya mampu bekerja kreatif, serta membangun emosi yang sejuk. “Ini pasti akan menghasilkan pola kerja yang baik di mata pengusaha, sebagai mitra kita,” kata Unif menutup perbincangan. (*)
Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma



















