27-28 November – Fase Bulan Perbani Akhir
Fase Bulan Perbani Akhir adalah salah satu fase Bulan ketika konfigurasi antara Matahari, Bumi dan Bulan membentuk sudut siku-siku (90”) dan terjadi setelah fase Bulan purnama. Puncak fase perbani akhir terjadi pada 27 November 2021 pukul 19.27.35 WIB / 20.27.35 WITA / 21.27.35 WIT.
Sehingga, Bulan perbani akhir ini sudah dapat disaksikan sejak terbit saat tengah malam dari arah timur-timur laut, transit di arah utara saat terbit Matahari dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut saat tengah hari. Dikarenakan puncak fase Perbani Akhir terjadi setelah antitransit (saat Bulan berada di ketinggian minimumnya), maka Bulan dapat disaksikan juga keesokan harinya (28 November) satu jam setelah tengah malam dari arah timur, transit di arah utara satu jam setelah terbit Matahari dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut satu jam setelah tengah hari. Bulan berjarak 388.355 km dari Bumi (geosentrik) dan berada di sekitar konstelasi Leo.
29 November – Nadir Ka’bah
Nadir Ka’bah [Ketika Matahari tepat di bawah Ka’bah] adalah fenomena astronomis ketika Matahari berada tepat di nadir [titik terbawah] saat tengah malam bagi pengamat yang berlokasi di Ka’bah. Karena bentuk Bumi yang bulat, maka Matahari akan berada tepat di atas titik antipode Ka’bah [titik yang terletak di belahan Bumi yang berlawanan terhadap Kabah] ketika tengah hari. Sehingga, ujung bayangan Matahari yang mengalami pagi, siang dan sore akan mengarah ke kiblat.
Fenomena ini berlangsung dua kali dalam setahun. Untuk tahun 2021 ini sudah terjadi pada 13 Januari pukul 00.29 Waktu Arab Saudi [06.29 WIT] dan akan terjadi kembali pada 29 November pukul 00.09 Waktu Arab Saudi [06.09 WIT]. [Abror Vandozer]




![Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDIP, Andreas Okdi Priantoro [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)
![Pengamat Reforma Agraria, sekaligus Anggota Serikat Petani Indonesia [SPI] Widya Astin SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/887464621_1607312510454307_6762934622566836601_n-225x129.jpg)


![Sekretaris DPW NasDem Sumsel, H Nopianto [HNP] menabur bunga di TMP Ksatria Ksetra Siguntang pada Sabtu 31 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Sekretaris-DPW-NasDem-Sumsel-menabur-bunga-di-TMP-Ksatria-Ksetra-Siguntang-pada-Sabtu-31-Oktober-2026-225x129.jpg)

![Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDIP, Andreas Okdi Priantoro [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)
![Pengamat Reforma Agraria, sekaligus Anggota Serikat Petani Indonesia [SPI] Widya Astin SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/887464621_1607312510454307_6762934622566836601_n-129x85.jpg)




![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

