Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 22.000 pohon mangrove telah ditanam Medco E&P Grissik Ltd. di kawasan Hutan Lindung Air Telang, Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sebanyak 22.000 pohon mangrove telah ditanam Medco E&P Grissik Ltd. di kawasan Hutan Lindung Air Telang, Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Sebanyak 22.000 pohon mangrove telah ditanam Medco E&P Grissik Ltd. di kawasan Hutan Lindung Air Telang, Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Program rehabilitasi pesisir seluas 2,2 hektare ini telah berjalan sejak 2024 sebagai upaya memulihkan ekosistem sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pesisir.

Tak sekadar menanam, perusahaan bersama masyarakat kini memastikan mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dan bertahan dalam jangka panjang.

Komitmen tersebut ditindaklanjuti melalui kegiatan monitoring dan evaluasi bersama pada Kamis (29/10). Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan pertumbuhan tanaman, tingkat kelangsungan hidup mangrove, serta mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan dan langkah lanjutan.

Program yang merupakan bagian dari Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang lingkungan ini dilaksanakan melalui Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sungsang IV, lembaga desa yang mendapat kewenangan mengelola Hutan Desa Sungsang IV.

Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program. Warga tidak hanya dilibatkan dalam penanaman, tetapi juga diharapkan aktif menjaga dan merawat mangrove agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan

Kepala Desa Sungsang IV, Romi Adi Candra, menyatakan dukungan penuh terhadap rehabilitasi mangrove yang dilakukan Medco E&P Grissik Ltd. di kawasan Hutan Lindung Air Telang.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kawasan pesisir.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Romi.

Ia berharap kolaborasi antara perusahaan, LPHD, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin untuk menjaga kelestarian lingkungan di Sungsang IV.

Sementara itu, Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Grissik Ltd., Arief Winanto Prakosa, mengatakan penanaman 22.000 pohon mangrove tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjalankan program keberlanjutan di luar kewajiban PPKH.

Baca Juga:  17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Menurut Arief, program ini tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi ekosistem pesisir, tetapi juga mendukung peningkatan fungsi perlindungan pantai, keanekaragaman hayati, penyerapan karbon, hingga ketahanan lingkungan jangka panjang.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat sekitar, termasuk membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Program rehabilitasi mangrove tersebut juga mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals [SDGs], yakni SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Lautan, SDG 15 tentang Ekosistem Daratan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dengan melibatkan masyarakat dalam penanaman hingga pemeliharaan, Medco E&P berharap rehabilitasi mangrove di kawasan Air Telang tidak berhenti pada angka 22.000 pohon, tetapi berlanjut menjadi upaya menjaga ekosistem pesisir Banyuasin secara berkelanjutan. [red]

Berita Terkait

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:37 WIB

Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Berita Terbaru