Satgas Pamtas Amankan Belasan Batang Kayu Olahan

- Jurnalis

Kamis, 28 Januari 2021 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pamtas sektor timur Kalimantan Barat, Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma, Pos Keladan, mengamankan sebanyak 16 batang kayu olahan saat melaksanakan patroli patok di sektor Pos Keladan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. (27/1) kemarin.

Satgas Pamtas sektor timur Kalimantan Barat, Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma, Pos Keladan, mengamankan sebanyak 16 batang kayu olahan saat melaksanakan patroli patok di sektor Pos Keladan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. (27/1) kemarin.

WIDEAZONE.COM, KAPUAS HULU — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) sektor timur Kalimantan Barat, Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma, Pos Keladan, mengamankan sebanyak 16 batang kayu olahan saat melaksanakan patroli patok di sektor Pos Keladan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. (27/1) kemarin.

Belasan batang kayu olahan tersebut meliputi 3 batang kayu dengan ukuran 9x9x420 cm, 5 batang 9x9x300 cm dan 8 batang ukuran 9x9x200 cm, yang diduga merupakan hasil dari kegiatan illegal logging.

Selain itu juga, diamankan barang bukti berupa 3 jerigen ukuran 5 liter, oli, peralatan masak, pakaian dan alat pikul.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan dalam keterangannya di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, Kamis (28/1/2021).

Dikatakan Dansatgas, diamankannya belasan batang kayu olahan tersebut bermula saat personel Pos Keladan melaksanakan patroli keamanan patok dipimpin Wadanpos Keladan Serda Bagus Bimantara beserta 5 orang personel di sektor yang sudah menjadi tanggung jawabnya.

“Dalam perjalanan menyusuri sektor patok, salah satu anggota menemukan tumpukan batang kayu dengan ukuran yang berbeda dan alat pikul, yang tidak diketahui pemiliknya,” kata Dansatgas.

Baca Juga:  TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

“Kemungkinan kayu tersebut merupakan hasil dari para pelaku pembalakan liar,” ujar Dansatgas.

Ditegaskan Dansatgas, selain mengecek patok-patok di sepanjang perbatasan, juga melakukan pemantauan jalan-jalan yang menjadi peluang bagi para pelaku kegiatan ilegal maupun tindakan melawan hukum.

Kepada masyarakat, sambung Dansatgas, supaya menahan diri untuk tidak melakukan penebangan pohon baik di kawasan hutan lindung maupun pohon-pohon yang dilindungi atau tanaman lainnya.

“Agar kelestarian alam untuk generasi yang akan datang tetap terjaga,” pungkasnya. (rel/Abror Vandozer) 

Berita Terkait

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Misteri Maut di Neeta Karaoke Kisaran! Wanita Ditemukan Terkapar, Nyawa Tak Tertolong

Berita Terbaru