Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Ratu Dewa mendampingi Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, meninjau rumah susun [rusun] Ilir Barat Palembang pada Minggu 25 Oktober 2026.

Wali Kota Ratu Dewa mendampingi Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, meninjau rumah susun [rusun] Ilir Barat Palembang pada Minggu 25 Oktober 2026.

‎WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Rencana revitalisasi Rumah Susun [Rusun] Ilir Barat, Palembang, mulai dipacu. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman [PKP] RI bersama Pemerintah Kota Palembang turun langsung membahas kesiapan proyek tersebut, mulai dari aspek legal, teknis, fisik bangunan hingga kelayakan ekonomi.
‎
‎Langkah ini menjadi tahap awal untuk memastikan revitalisasi Rusun Ilir Barat memiliki landasan kajian yang komprehensif sebelum ditetapkan sebagai program tindak lanjut pemerintah.
‎
‎Pembahasan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Minggu 25 Oktober 2026, dengan melibatkan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Perumnas, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan [Perkimtan] Provinsi Sumatera Selatan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah [OPD] terkait.
‎
‎Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, menegaskan kajian menyeluruh menjadi kunci sebelum rencana revitalisasi direalisasikan. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kepada Menteri PKP.
‎
‎“Jadi memang kita inginkan ini komprehensif, sehingga nanti usulan tindak lanjut yang kami laporkan kepada Pak Menteri semuanya betul-betul bisa lengkap,” ujar Sri Haryati.
‎
‎Menurutnya, pemetaan kondisi bangunan dan berbagai aspek pendukung diperlukan agar keputusan yang diambil memiliki dasar yang jelas. Karena itu, pembahasan tidak berhenti di meja rapat, tetapi dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi Rusun Ilir Barat.
‎
‎Sementara, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyambut langkah tersebut sebagai bagian dari percepatan proses revitalisasi. Ia menyebut kehadiran tim Kementerian PKP menjadi momentum penting untuk memetakan tahapan yang harus dilalui sebelum proyek dapat direalisasikan.
‎
‎“Makanya ada Ibu Dirjen yang diperintahkan langsung oleh Pak Menteri. Dan hari ini tim lengkap akan meninjau lapangan,” kata Ratu Dewa.
‎
‎Ia menilai hasil pembahasan bersama pemerintah pusat telah memberikan gambaran lebih terukur mengenai proses yang harus dijalankan. Peninjauan lapangan juga dibutuhkan untuk mencocokkan hasil kajian dengan kondisi faktual bangunan dan kawasan rusun.
‎
‎“Saya lihat tadi melalui hasil rapat memang semua terukur. Kajian secara komprehensif, kemudian ditinjau ke lapangan dan waktunya juga sudah terpetakan semua,” ujarnya.
‎
‎Ratu Dewa berharap rangkaian kajian dan peninjauan tersebut menjadi pijakan untuk mewujudkan Rusun Ilir Barat yang lebih representatif dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
‎
‎Meski demikian, ia menegaskan pelaksanaan revitalisasi tetap harus mengikuti tahapan dan ketentuan pemerintah. Pemkot Palembang pun menyelaraskan target dengan arahan Kementerian PKP dan Gubernur Sumatera Selatan.
‎
‎“Untuk target kita mengikuti Kementerian PKP serta Bapak Gubernur, karena memang kita harus melalui tahapan-tahapannya terlebih dahulu,” pungkasnya.
‎
‎Pemerintah berharap proses kajian yang matang dapat menjadi dasar bagi penentuan langkah selanjutnya, sehingga rencana revitalisasi Rusun Ilir Barat dapat berjalan terarah sesuai ketentuan yang berlaku. [AbV]

Baca Juga:  Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu
Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya
Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat
ASN Pemkot Palembang Galang 22 Ton Beras, Wujud Kepedulian bagi Warga Terdampak Kabut Asap

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:14 WIB

40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Berita Terbaru