Sadis! Pengantin di Palembang Dibacok OTK, ini Kronologinya…

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat ini pengantin prii dirawat di rumah sakit usai dibacok oleh orang tak dikenal [OTK] pada Minggu 11 Mei 2025.

Saat ini pengantin prii dirawat di rumah sakit usai dibacok oleh orang tak dikenal [OTK] pada Minggu 11 Mei 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pengantin pria di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Ahmad Handa [31] dibacok, bahkan diancam ditembak oleh orang tak dikenal [OTK].

Setelah kejadian itu, pesta pernikahannya ditunda karena korban menjalani operasi akibat luka yang dialaminya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Panca Usaha, Palembang, Minggu 11 Mei 2025, saat korban hendak melangsungkan akad nikah dengan pasangannya Farida Aryani.

Kakak kandung mempelai wanita, bernama Aidil mengatakan akad nikah dan resepsi adiknya terpaksa ditunda karena korban harus menjalani operasi akibat luka sabetan pedang di tubuhnya.

“Ya kita terpaksa menunda dulu acara akad dan resepsi ini, karena calon adik ipar saya harus menjalani operasi akibat kejadian itu,” katanya kepada wartawan Minggu 11 Mei 2025.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi, Indomaret Komitmen Dukung Pembangunan Palembang

Kata Aidil, tamu undangan yang hadir diperbolehkan langsung makan dan pulang usai makan tidak ada acara apapun.

“Ya untuk tamu yang sudah hadir bisa langsung makan dan pulang tidak ada acara apapun, kita berharap adik ipar kita bisa secepatnya pulih dan pelaku ditangkap,” ungkapnya. .

Sebelumnya diberitakan, pengantin pria bernama Ahmad Handa dibacok dan ditembak OTK tepat sebelum melangsungkan akad pernikahannya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuh dan harus dirawat intensif di RSUD Bari Palembang.

Baca Juga:  Rangkap Jabatan: Alarm Bahaya Birokrasi dan Penyimpangan Kekuasaan

Kronologi Peristiwa

Kejadian itu berawal setelah korban turun dari kendaraan. Kemudian empat orang pria yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba muncul dan langsung menyerang Ahmad menggunakan senjata tajam dan senjata api.

Serangan mendadak tersebut membuat suasana di lokasi menjadi panik. Para tamu dan keluarga yang sudah hadir sontak berteriak dan berhamburan menyelamatkan diri.

Saat kejadian, Ahmad tidak sempat memberikan perlawanan. Dia mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki akibat sabetan senjata tajam hingga harus menjalani operasi.

Laporan Hasan Basri

Berita Terkait

Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil
Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita
Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu
UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
Bapenda Pelembang Temukan Sejumlah Pelanggaran WP di Pusat Perbelanjaan: Kepatuhan e-Tax Rendah
Cik Ujang Calon Tunggal Demokrat Sumsel, DPP Putusan Akhir

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:29 WIB

Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:36 WIB

Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Kamis, 30 April 2026 - 21:27 WIB

UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Berita Terbaru