Saat Bakar Lahan, Enam Pelaku Diringkus Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Bakar Lahan, Enam Pelaku Diringkus Polisi

Saat Bakar Lahan, Enam Pelaku Diringkus Polisi

ENAM orang yang diduga pembakar lahan dari berbagai daerah di Sumatera Selatan harus berurusan dengan polisi.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Keenam orang yang diringkus polisi saat diketahui sebagai pembakar lahan di sejumlah hutan itu antara lain, Susilah (47), Hasnah (66), Muryati (65) dan Almiyati (45).

Sedangkan dari hutan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang diringkus polisi adalah Surasmo (30) dan dari Kabupaten Banyuasin, Bagio (45).

Terkait dugaan pembakaran lahan itu diringkus polisi dari Kabupaten OKI dan Kabupaten PALI.

Direktur Reserse Krimimal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiyawan, mengatakan pihaknya tidak main-main untuk menjaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

“Seperti tersangka Surasmo, dia kami ringkus disaat tengah membakar hutan di kawasan Kabupaten OKI,” jelas Anton ke pada wartawan.

Baca Juga:  HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Para pembakar lahan itu, katanya, sebelum ditangkap mereka berusaha membakar lahan di atas tanah pertanian milik mereka masing-masing.

Seperti di Kabupaten PALI, pihaknya menangkap Susilah, Hasnah, Muryati dan Almiyati. “Sebelum ditangkap, mereka ini telah membakar di lahan miliknya masing-masing,” jelas Anton.

Akibat ulahnya secara sewenang-wenang membakar hutan di laham milik sendiri, akhirnya mereka ditetapkan penyidik sebagai tersangka pada awal Juli 2020 lalu.

Sedangkan pembakar lahan di Kabupaten OKI, jelas Anton, ditangkap saat sedang membakar lahan di Desa Kuala Puntian Tanjung Lago.

“Sementara pembakar hutan di Banyuasin, kita ringkus di Dusun Salah Duga Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur,” katanya.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Dari sejumlah bukti yang disita polisi, sebilah parang panjang, satu gancu (alat pengait), sebotol solar sisa minyak untuk membakar lahan, dua korek api, enam bungkus abu bukti pembakaran, serta empat batang batang bambu yang digunakan tersangka sebagai alat penyulut api.

Atas tindakan mereka yang telah mencoba membakar lahan, kata Anton, para pembakar lahan itu akan dijerat dengan beberapa pasal.

Pasal 108 tentang perkebunan dan perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup. Kemudian dengan pasal 78 tentang kehutanan, pasal 187 dan pasal 188 KUHP.

“Keenam pelaku pembakaran lahan tersebut akan diancam 12 tahun penjara dan denda yang harus dibayar mereka sebesar Rp 10 miliar,” tegas Anton. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Berita Terbaru