RRI IKN Resmi Mengudara: Suarakan Kemajuan Pembangunan Nusantara

- Jurnalis

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo meresmikan Radio Republik Indonesia Ibu Kota Negara [RRI IKN] kala berada di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi [HPK] pada Rabu 17 Januari 2024.

Presiden RI Joko Widodo meresmikan Radio Republik Indonesia Ibu Kota Negara [RRI IKN] kala berada di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi [HPK] pada Rabu 17 Januari 2024.

WIDEAZONE.com,  BALIKPAPAN | Radio Republik Indonesia Ibu Kota Nusantara [RRI IKN] mengudara setelah Presiden RI Joko Widodo meresmikannya kala berada di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi [HPK] pada Rabu 17 Januari 2024.

Bahkan, Presiden Jokowi berkenan didaulat menjadi narasumber perdana RRI IKN. Saat siaran di frekuensi FM 98,3 MHz Kepala Negara didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika [Menkominfo] Budi Arie Setiadi, Kepala Badan Otorita IKN [OIKN] Bambang Susantono, dan Direktur Utama LPP RI Hendrasmo.

“Hari ini Presiden Joko Widodo melakukan kick-off peresmian siaran perdana Radio Republik Indonesia Ibu Kota Nusantara [RRI IKN] 98,3 MHz,” kata Menkominfo usai mendampingi Kepala Negara dalam siaran perdana RRI IKN di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu [17/1/2024].

Sebagai sebuah radio Republik Indonesia, maka ungkap Menkominfo, RRI IKN ini bertugas untuk menyuarakan apa yang terjadi di IKN, termasuk proses-proses kemajuan pembangunannya,

Baca Juga:  Benda Misterius Melintas di Langit Jatuh di Lampung, BRIN Beri Penjelasan

Jelas Menkominfo, Bapak Presiden juga sudah menyampaikan bahwa tolong terus dikomunikasikan apa yang sudah dicapai dalam pembangunan IKN.

“Kita mengharapkan pembangunan IKN ini bisa menjadi warisan bagi generasi ke depan terutama buat bangsa Indonesia karena ini bukan pekerjaan mudah dalam memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke daerah yang luar biasa potensinya,” ujarnya.

Dia menambahkan, membangun sebuah kota baru tidak bisa dalam waktu yang sebentar, perlu waktu 10-20 tahun. “Tapi kan progresnya kita bisa lihat, ternyata juga banyak minat dari para investor yang ingin menanamkan modalnya di IKN ini,” kata Budi Arie Setiadi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan kebahagiannya atas pendirian studio RRI di IKN, menganggapnya sebagai langkah penting untuk menyampaikan berita perkembangan pembangunan IKN kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Surak Sumsel Sentil DKPP: Jangan Jadikan Evaluasi Pemilu Sekadar Formalitas

“Saya sangat senang ada studio RRI di Ibu Kota Nusantara. Ini akan dapat menginformasikan, menyampaikan berita-berita seputar perkembangan di Ibu kota Nusantara,” ujar Presiden dalam wawancaranya bersama RRI dari Studio Mini RRI di IKN, Kalimantan Timur.

Presiden Jokowi juga membagikan kabar bahwa baru-baru ini ia meletakkan batu pertama untuk hotel keenam di IKN.

“Ini sudah ada hotel yang ke-6 yang groundbreaking, juga ada rumah sakit. Rumah sakit ada lima, kemudian fasilitas-fasilitas lainnya juga sudah mulai dibangun,” kata Presiden.

Jokowi pun mengutarakan dengan optimisme dan berharap bahwa pada 17 Agustus 2024 mendatang dapat menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara. [AbV-red]

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terbaru

Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]

Ekobis

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:28 WIB

Gedung Pancasila [Gambar Ist]

Headlines

Pancasila di Persimpangan Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WIB