Respon Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor, PEP Pendopo Field dan Adera Field Salurkan Bantuan Kemanusiaan

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pertamina EP Pendopo Field dan Adera Field memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah kerja operasional

PT Pertamina EP Pendopo Field dan Adera Field memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah kerja operasional

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program PPM KKKS PEP Pendopo Field dan PEP Adera Field yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana alam yang juga dalam pelaksanaannya tetap berkoordinasi serta bersinergi dengan pemerintah setempat,“ ujar Monica.

Sementara itu, pemerintah Daerah Kabupaten PALI melalui Plt  Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI , Ahmad Hidayat ST MM saat rapat koordinasi penangulangan bencana menjelaskan bahwa berdasarkaan prakiraan BMKG Sumsel, puncak musim hujan secara umum diprediksi pada kisaran Desember 2023 hingga Januari 2024.

Baca Juga:  Dukung Kesejahteraan Driver Ojol, Ratu Dewa Hadiri Peresmian Kedai ADO dan Siapkan 500 SIM Gratis

Sebagai tindak lanjut dari pengamatan BMKG stasiun Klimatologi Sumsel, BPBD Kabupaten PALI segera melakukan pemetaan dan mengambil langkah-langkah awal seperti penetapan status siaga darurat, persiapan pembentukan pos komando, menyiapkan Tenda Posko.

Baca Juga:  Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

“Kemudian, menyiapkan Perahu , menyiapkan bantuan sembako dan lain sebagainya, hal ini kita lakukan guna memitigasi dapak dari bencana banjir tersebut,“ jelas Hidayat.

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Batching Plant Diduga Tanpa Izin, DLH PALI Ultimatum PT Adipati Raden Sinun
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
Warga Protes Batching Plant PT ARS, DLH PALI Sebut Izin Doklin Belum Ada

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:23 WIB

Batching Plant Diduga Tanpa Izin, DLH PALI Ultimatum PT Adipati Raden Sinun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terbaru