Ratu Dewa Temukan Titik Masalah Banjir di SMB Usai Keliling 3 Jam

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama tim BPBD, Kepala Balai Sungai, Dinas PUPR, Camat dan Lurah langsung terjun ke lapangan untuk meninjau lokasi-lokasi terdampak banjir, di antaranya pemukiman warga di Jalan SMB.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama tim BPBD, Kepala Balai Sungai, Dinas PUPR, Camat dan Lurah langsung terjun ke lapangan untuk meninjau lokasi-lokasi terdampak banjir, di antaranya pemukiman warga di Jalan SMB.

WIDEAZONE.com. PALEMBANG | Curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Palembang dari Ahad 13 April 2025 malam hingga Senin 14 April 2025 sore, berdampak ruas jalan dan beberapa pemukiman di Jalan Sultan Mahmud Badarrudin [SMB] tergenang banjir.

Hujan lebat disertai angin kencang membuat warga diimbau untuk waspada terhadap potensi bahaya.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama tim BPBD, Kepala Balai Sungai, Dinas PUPR, Camat dan Lurah langsung terjun ke lapangan untuk meninjau lokasi-lokasi terdampak banjir,

Pantauan di lapangan, sejak pukul 18.15 hingga 21.00 WIB, Ratu Dewa meninjau dengan teliti genangan air yang setinggi paha orang dewasa di jalan pemukiman warga yang disebabkan tidak mengalir karena tersumbat di beberapa ruas jalan SMB, parahnya lagi akibat  genangan ini puluhan rumah di Lorong Kenangan Kelurahan Sukkdadi  Kecamatan Alang Alang Lebar [AAL] diselimuti genangan.

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

“Kita akan telusuri hingga terlihat titik penyebabnya ini dimana,” kata Ratu Dewa.

Tak tangung tangung, Ratu Dewa didampingi ketua RT dan warga  ini menelusuri sepanjang jalan SMB, alhasil dari beberapa petunjuk warga adanya saluran air yang tertutup bangunan ruko, yang menghalangi air  tidak mengalir dengan deras. “Kita minta pihak kecamatan agar melakukan pembenahan titik titik yang menjadi penyebab banjir ini,” tegasnya.

Dikatakan Ratu Dewa, Pemerintah Kota Palembang   saat ini tengah mendata titik-titik banjir di seluruh wilayah untuk memastikan penanganan yang lebih terarah.

“Dua hari ini memang hujan cukup ekstrem, ini kita turun ingin memastikan jalan keluar untuk penangan banjir Kami sedang mendata lokasi banjir agar penanganannya lebih efektif,” jelasnya.

Terlebih saat banjir, dirinya meminta seluruh kepala OPD agar jangan hanya berdiam diri tetapi turun langsung untuk membantu warga. Bahkan, Ratu Dewa meminta pihak Damkar agar meningkatkan koordinasi dengan pihak kecamatan  kelurahan dan RT agar sigap dan tanggap akan hewan berbahaya yang ditimbulkam dari banjir.

Baca Juga:  Finishing Dikebut, Satgas TMMD Pastikan Rehab Rumah Ibu Sriyanti Tak Sekadar Kejar Target

“Damkar harus proaktif agar cepat tanggal kalau ada laporan hewan berbahaya hewan melata seperti biawak, ular dan hewan bahaya lainnya,dan Dinas Perkimtan  juga harus terus berkoordinasi dengan PLN jangan samoai ada konselting listrik saat hujan terjadi;” jelasnya.

Dengan cepat tanggap ini, kata Ratu Dewa masyarakay merasakan akan kehadiran pemerintah dalam menghadapi situasi banjir ini. “Jangan masyarakat susah  petugas kita tidur nyenyak dirumah, saya tidak ingin petugas kita seperti itu, tapi harus ada ditengah masyarakat saat seperti ini,” tegasnya. [AbV/red]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB