Sumsel  

Rakor Strategi Penanggulangan Karhutla Komprehensif

Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK bersama Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Moh Naudi Nurdika SIP MSI selaku Dansatgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Sumsel, beserta Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSI , Danlanud SMH Kol Sigit Gatot Prasetyo melaksanakan rapat koordinasi [Rakor] strategi penanggulangan Karhutla di Dinas Operasi [Disops] Lanud Sri Mulyono Herlambang [SMH] Selasa 3 Oktober 2023.
Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK bersama Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Moh Naudi Nurdika SIP MSI selaku Dansatgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Sumsel, beserta Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSI , Danlanud SMH Kol Sigit Gatot Prasetyo melaksanakan rapat koordinasi [Rakor] strategi penanggulangan Karhutla di Dinas Operasi [Disops] Lanud Sri Mulyono Herlambang [SMH] Selasa 3 Oktober 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | 
Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK bersama Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Moh Naudi Nurdika SIP MSI selaku Dansatgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Sumsel, beserta Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSI , Danlanud SMH Kol Sigit Gatot Prasetyo melaksanakan rapat koordinasi [Rakor] strategi penanggulangan Karhutla di Dinas Operasi [Disops] Lanud Sri Mulyono Herlambang [SMH] Selasa 3 Oktober 2023.

“Rakor ini membahas strategi penanggulangan Karhutla yang lebih komprehensif, dengan melibatkan 12 helikopter, yang terdiri dari 5 unit helicopter Water Bombing milik PT Sinarmas, 4 Unit Water bombing dari BNPB yang diperbantukan di Provinsi Sumsel, berikut 2 unit Helicopter patrolinya, serta 1 unit helikopter patroli Baharkam Polri,” ungkap Kapolda Sumsel.

banner 468x60

Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK mengatakan memfokuskan kegiatan pemadaman di daerah Ogan Komering Ilir [OKI], dan seluruh operasi udara ini dikendalikan oleh Kadisops Lanud SMH, Letkol Lukman.

Selain itu, juga dikerahkan satgas darat sebanyak 100 orang personel Polri dari Satuan Brimob dan Samapta, untuk memperkuat 360 personel yang telah ditugaskan sebelumnya.

“Mereka akan fokus bertugas mencegah masyarakat membakar lahan di wilayah Ogan Komering Ilir, dan dalam waktu dekat akan diperkuat lagi dengan 2 Kompi TNI, atau setara dengan 200 personel,” tandasnya. [AbV/red]