Puslitbang Polri Evaluasi Peruntukan Pistol di Polda Sumsel

- Jurnalis

Senin, 2 November 2020 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM menerima tim penelitian Efektifitas Implementasi Sistem Keamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu Pasca Pemilu Tahun 2019 dan tim evakuasi standarisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senjata atau pistol di lingkungan Polri wilayah hukum Polda Sumsel bertempat di Ruang Promoter lantai II Mapolda Sumsel, (02/11/2020).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM menerima tim penelitian Efektifitas Implementasi Sistem Keamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu Pasca Pemilu Tahun 2019 dan tim evakuasi standarisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senjata atau pistol di lingkungan Polri wilayah hukum Polda Sumsel bertempat di Ruang Promoter lantai II Mapolda Sumsel, (02/11/2020).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM menerima tim penelitian Efektifitas Implementasi Sistem Keamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu Pasca Pemilu Tahun 2019 dan tim evakuasi standarisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senjata atau pistol di lingkungan Polri wilayah hukum Polda Sumsel bertempat di Ruang Promoter lantai II Mapolda Sumsel, (02/11/2020).

Puslitbang Polri mengadakan penelitian tentang evaluasi dan standarisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senpi laras pendek jenis pistol di Polda Sumsel dan Polres Jajaran.

Puslitbang Polri Evaluasi Peruntukan Pistol di Polda Sumsel
Puslitbang Polri Evaluasi Peruntukan Pistol di Polda Sumsel

Kegiatan ini dipimpin oleh Kombes Pol Syahrial M Said SIK dengan anggota Dr Ir Chairil Nur Siregar MS yang merupakan Konsultan dari ITB, Kompol Septi Astuti ST MA dan Penata Muda TK 1 Linda Ningsih N SE.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sekaligus menentukan kriteria peruntukan senpi laras pendek jenis pistol bagi anggota Polri sesuai bidang fungsinya masing-masing.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kapolda mengatakan, selama kegiatan di sini saya menitipkan untuk jaga kesehatan walau bagaimana pun pandemi COVID-19 ini masih ada disekitar kita. “Hal – hal yang dibutuhkan oleh tim semaksimal mungkin untuk dipenuhi agar tujuan yang diharapkan itu bisa tercapai. Hasil penelitian itu sangat sayang apabila tidak dipergunakan, untuk itu komunikasikan dengan baik untuk membangun hasil penelitian yang bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Dalam menyusun kegiatan untuk tahun ke depannya harus benar – benar diperhatikan sesuai dengan kebutuhan dan peruntukkannya sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan di tahun sebelumnya. “Untuk itulah maksimalkan tugas dan kinerja selama melakukan penelitian ini supaya dapat dipergunakan bukan hanya sebagai pelaksanaan tugas saja,” ujarnya.

Dalam konteks penelitian, antara peneliti dan yang diteliti harus dikomunikasikan dengan baik. Peneliti walaupun melihat apa adanya juga harus melihat situasi yang berkembang pasa saat itu, tidak menjudge berdasarkan pemikiran peneliti itu sendiri.

Baca Juga:  Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

“Peneliti boleh salah tetapi tidak boleh bohong, itu konsep yang harus kita jalankan sesuai realita yang kita implementasikan karena setiap daerah itu berbeda – beda walaupun kita tarik benang merahnya sama akan tetapi dalam kesimpulan yang harus kita perhatikan setiap daerah memiliki keunikan, persoalan, karakteristik dan ciri khas masing – masing,” tuturnya.

Berpikirlah general tetapi bertindaklah lokal sehingga ini dapat dimanfaatkan terutama dalam mengambil sebuah kebijakan sesuai dengan situasi kondisi yang berkembang di lapangan.

“Inilah harapan saya agar kedepan apa yang kita kerjakan ini dapat dilaksanakan dengan optimal dengan hasil yang maksimal demi kemajuan bersama,” tutupnya. (Rel/Abror Vandozer)

Berita Terkait

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terbaru