Puslitbang Polri mengadakan penelitian tentang evaluasi dan standarisasi sistem pengadaan distribusi dan peruntukan senpi laras pendek jenis pistol di Polda Sumsel dan Polres Jajaran.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kombes Pol Syahrial M Said SIK dengan anggota Dr Ir Chairil Nur Siregar MS yang merupakan Konsultan dari ITB, Kompol Septi Astuti ST MA dan Penata Muda TK 1 Linda Ningsih N SE.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sekaligus menentukan kriteria peruntukan senpi laras pendek jenis pistol bagi anggota Polri sesuai bidang fungsinya masing-masing.
Kapolda mengatakan, selama kegiatan di sini saya menitipkan untuk jaga kesehatan walau bagaimana pun pandemi COVID-19 ini masih ada disekitar kita. “Hal – hal yang dibutuhkan oleh tim semaksimal mungkin untuk dipenuhi agar tujuan yang diharapkan itu bisa tercapai. Hasil penelitian itu sangat sayang apabila tidak dipergunakan, untuk itu komunikasikan dengan baik untuk membangun hasil penelitian yang bisa dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Dalam menyusun kegiatan untuk tahun ke depannya harus benar – benar diperhatikan sesuai dengan kebutuhan dan peruntukkannya sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan di tahun sebelumnya. “Untuk itulah maksimalkan tugas dan kinerja selama melakukan penelitian ini supaya dapat dipergunakan bukan hanya sebagai pelaksanaan tugas saja,” ujarnya.
Dalam konteks penelitian, antara peneliti dan yang diteliti harus dikomunikasikan dengan baik. Peneliti walaupun melihat apa adanya juga harus melihat situasi yang berkembang pasa saat itu, tidak menjudge berdasarkan pemikiran peneliti itu sendiri.
Berpikirlah general tetapi bertindaklah lokal sehingga ini dapat dimanfaatkan terutama dalam mengambil sebuah kebijakan sesuai dengan situasi kondisi yang berkembang di lapangan.
“Inilah harapan saya agar kedepan apa yang kita kerjakan ini dapat dilaksanakan dengan optimal dengan hasil yang maksimal demi kemajuan bersama,” tutupnya. (Rel/Abror Vandozer)





![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-225x129.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-225x129.jpg)

![Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDIP, Andreas Okdi Priantoro [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Sekretaris Daerah [Sekda] Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD] agar tidak menganggap remeh pengelolaan arsip.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0011-129x85.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengikuti pembukaan presentasi kepala daerah dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award [IGA] 2026 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri [BSKDN] Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa 3 November 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/11/IMG-20261103-WA0010-129x85.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

