WIDEAZONE.COM, MURAENIM — Salah satu pekerjaan proyek Pasar di Desa Arisan Musi kecamatan Muara Belida kabupaten Muara Enim banyak mendapat keritikan dari masayakat. Salah satunya mendapat sorotan tajam dari berbagai penggiat LSM yang ada di Kabupaten Muara Enim.
Pasalnya paket proyek yang telah menghabiskan anggaran ratusan juta ini, melalui Dinas pemerintahan dan Desa (Pemdes) Kabupaten Muara Enim di duga tidak sesuai RAB.
Dari hasil investigasi yang telah dilakukan tim Gerakan anti korupsi, (GAK) Kabupaten Muara Enim beberapa hari yang lalu yang di ketuai M Ary Asnawi, “diketahui bahwa dari hasil pekerjaan proyek pembangunan pasar tersebut, dari sejumlah titik bangunan sudah banyak yang rusak seperti Lantai gedung sudah banyak yang hancur dan mengelupas serta pondasi dan badan bangunan memanfaat kan badan jalan setapak,”tutur pria yang biasa di panggil Awi ke Wideazone.com.
Menurutnya, Pembangunan sejumlah titik bangunan ini terkesan asal-asalan dan dikerjakan terburu-buru, sehingga hal ini patut di duga telah terjadi banyak penyimpangan atau di duga tidak sesuai speksifikasi ujar Awi .
Parahnya, imbuh awi , Pejabat Dinas terkait seolah olah tutup mata terhadap persoalan itu, sehingga layak diduga ada oknum yang turut terlibat bermain di belakang layar, yang cenderung membela pihak rekanan meski pekerjaan proyek ini diduga tak sesuai spesifikasi, serta patut diduga sarat dengan penyimpangan.
Tim Gerakan Anti Korupsi (GAK) Kabupaten Muara Enim, meminta agar pihak tekait dapat segera turun ke lapangan.tegas nya.
Sementara itu kepala Dinas Pemerintahan dan Desa (PMD) kabupaten Muara Enim melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) Zainudin saat di komfirmasi via whatshap, menjawab dengan tegas membenarkan pekerjaan itu belum maksimal, Senin (7/10/2019).
“Ya, itu belum di serah terimakan dan kita akan coba suruh pelaksananya untuk membongkar dan memperbaiki pekerjaan itu”.ucap zainudin ke awak media.
Laporan : Agus Putra Luntar



















