WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kelangkaan minyak goreng [Migor] di berbagai tempat memberikan dampak serius bagi masyarakat dalam mendapatkan sebagai kebutuhan sehari hari.
Tak terkecuali hal tersebut juga dirasakan emak emak dan pelaku usaha yang mengalami kesulitan mendapatkan komoditas itu [Migor], padahal pabrik Migor besar, di antaranya adalah PT Indokarya Internusa di Jalan Mayor Memet Sastra Wirya, Kecamatan Ilir Timur II Palembang.
Upaya mengurai dan menjawab persoalan, Walikota H Harnojoyo bersama Kapolresta Palembang Mokhamad Ngajib mendatangi Pabrik Migor.
“Kalau produksinya sudah meningkat 20 persen dan sebelumnya hanya 50, tapi kita mintakan produksi 100 persen di pabrik ini,” kata Harnojoyo.
Harnojoyo merincikan, kebutuhan migor jika dihitung dengan jumlah penduduk kota ini, kebutuhan per hari mencapai 60 ribu liter per hari. “Sekarang PT Indokarya Internusa telah berproduksi 100 persen, artinya jika mereka sebelum permintaan tinggi hanya berproduksi 50 persen dengan hasil 160 ribu liter per hari untuk kemasan dan 1000 ton per hari, artinya mencukupi untuk kebutuhan di Palembang,” tegasnya.

Hanya saja, jelas Harno, masih ada saja kelangkaan, padahal selaian PT Indokarya Internusa, Palembang juga disuplai dari dua pabrik besar lainnya.
“Ini akan kita telusuri, mengapa ada kelangkaan padahal dari produksi pabrik sudah mencukupi,” tegasnya.
Ia pun meminta kepada pihak pabrik, jika menemukan adanya oknum distributor hingga tingkat pengecer yang nakal untuk men-stop suplai minyak tersebut kepada mereka. “Ini yang masih menjadi perhatian kita,” tegasnya.
Sementara itu , Manager Operasional PT Indokarya Internusa Liana menjelaskan, hasil produksi minyak kemasan mencapai 160 ton dan 1000 ton minyak curah per hari itu didistribusikan di Palembang, Lampung, Jambi dan Bengkulu. “Sekarang kita produksi 100 persen, kalau untuk Palembang mencukupi,” katanya.
Laporan WHY | Editor Abror Vandozer



![Mobil listrik asal Vietnam tengah melintas di Jalan POM IX [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Mobil-listrik-asal-Vietnam-tengah-melintas-di-Jalan-POM-IX-225x129.jpg)
![Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/kabut_asap_versi1_final_v2_copy_1920x1247-225x129.jpg)
![SMP Negeri 19 Palembang [Gambar Ist.net]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/SMP-Negeri-19-Palembang-Gambar-Ist.net_-225x129.jpg)


![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-225x129.jpg)
![Mobil listrik asal Vietnam tengah melintas di Jalan POM IX [Foto: AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Mobil-listrik-asal-Vietnam-tengah-melintas-di-Jalan-POM-IX-129x85.jpg)
![Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/kabut_asap_versi1_final_v2_copy_1920x1247-129x85.jpg)
![SMP Negeri 19 Palembang [Gambar Ist.net]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/SMP-Negeri-19-Palembang-Gambar-Ist.net_-129x85.jpg)




![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)
