Presiden Jokowi Puas, Inflasi di Sumsel Terkendali

- Jurnalis

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi didampingi PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni dan KSP Moeldoko usai meninjau Pasar Sekip Ujung, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 26 Oktober 2023.

Presiden Jokowi didampingi PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni dan KSP Moeldoko usai meninjau Pasar Sekip Ujung, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 26 Oktober 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengaku puas dengan kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel). Ini dikarenakan mereka dianggap mampu dalam mengendalikan inflasi di wilayahnya.

“Inflasi juga 2,28 persen juga sangat bagus, inflasinya terkendali,” ucap Presiden Jokowi usai meninjau Pasar Sekip Ujung, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 26 Oktober 2023.

Melalui kunjungannya di Pasar Sekip Ujung, Presiden Jokowi juga sempat berdialog dengan sejumlah pedagang. Hasilnya adalah dia mendapatkan informasi bahwa harga kebutuhan pokok stabil.

“Di sini saya lihat harga stabil baik,” ucap Presiden Jokowi.

Terkait harga kebutuhan pokok, seperti beras menurut Presiden Jokowi masih terkendali dengan baik. Namun terlihat ada kenaikan harga untuk komoditas cabai.

“Beras tadi masih ada harganya yang Rp54 ribu untuk 5 kilogram itu baik terkendali,” ucap Presiden Jokowi.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

“Hanya satu barang yang tadi saya lihat cabai yang melompat dari harga Rp40 ribu ke Rp70 ribu. Ini yang perlu dicarikan solusi tapi secara umum harga baik,” sambungnya.

Senada dengan Presiden Jokowi, Pj Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni pada kesempatan tersebut juga mengutarakan bahwa pengendalian inflasi menjadi bagian dari program prioritasnya. Sejumlah upaya juga telah dilakukan, di antaranya melalui Gerakan Pasar Murah di Kabupaten/Kota dan memasifkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yakni mengajak masyarakat mandiri dengan menanam sendiri berbagai komoditi kebutuhan sehari-hari.

“Upaya lain dalam menekan melonjaknya harga pangan di pasaran kita menghadirkan Toko Kepo (Kebutuhan Pokok) yang menjual berbagai kebutuhan bahan pangan dengan harga lebih murah di pasaran,” paparnya.

Fatoni juga menegaskan pihaknya akan tetap berusaha menjadikan angka inflasi di Sumsel pada akhir Tahun 2023  tetap terjaga pada kisaran ‘2,00% – 4.00%’ melalui  berbagai upaya dengan menjaga stabilitas harga dengan tetap berpedoman pada strategi Pengendalian Inflasi 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif).

Baca Juga:  17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

“Sampai September 2023, tingkat inflasi year-on-year Sumatera Selatan sebesar 2,28%. Jika dilihat dari tahun 2021 – 2023 pada bulan September inflasi Provinsi Sumatera Selatan mengalami fluktuasi. Komoditas penyumbang inflasi Sumsel pada bulan September tahun 2023 didominasi oleh sektor pangan, yaitu beras dan sektor non pangan, yakni Akademi/Perguruan Tinggi,” ucap Fatoni.

Fatoni menambahkan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumsel telah melakukan berbagai upaya dalam rangka menjaga inflasi di daerah melalui Kerangka 4K yaitu Ketersedian Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif. [red/AbV]

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis
Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Berita Terbaru